Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN tempat pembuangan akhir (TPA) Jatibarang, Semarang, sudah terkendali. Namun ratusan petugas masih disiagakan untuk memadamkan api yang masih menyala di zona 3, logistik dan obat-obatan terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan petugas.
Kabut asap masih terus menyelimuti lokasi TPA Jatibarang dan sekitarnya, bahkan pemukiman warga hingga radius dua kilometer juga terkena dampak asap, sehingga banyak warga merasakan sesak dan sakit mata. "Terpaksa menggunakan masker lagi karena asap kadang cukup pekat," ujar Candra, 45, warga Manyaran, Kota Semarang.
Ratusan petugas gabungan dari Dinas Damkar, BPBD, DPU, Dinkes, TNI, Polri, dan relawan diturunkan. Mereka menggunakan sekitar tujuh unit kendaraan Damkar, water canon milik Brimob, serta truk tangki air bantuan masih lakukan kesiagaan 24 jam di TPA Jatibarang untuk antisipasi membesarnya kembali kebakaran yang terjadi.
Baca juga: Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Mulai Terkendali
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan walaupun kondisi kebakaran sudah terkendali, masih ada sumber api di dalam tumpukan sampah yang mencapai 30 meter lebih. Kondisi itu membuat ratusan petugas tetap disiagakan sebagai antisipasi api kembali membesar dan melokalisir api agar tidak merambat ke wilayah lain.
"Tim kesehatan juga telah diturunkan ke lokasi untuk menyuplai dan memberikan vitamin kepada para petugas yang siaga 24 jam di sini," ujar Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Baca juga: Warga Semarang Sesak Nafas akibat Asap Kebakaran di TPA Jatibarang
Selain itu telah didirikan dapur umum di TPA Jatibarang, untuk memudahkan oraganisasi perangkat daerah (OPD) membantu dengan penjadwalan pemberian makanan pagi, siang dan malam.
Sebelumnya Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Minggu (8/10) malam, mengungkapkan untuk menuntaskan pemadaman kebakaran di TPA Jatibarang, Semarang hanya dapat dilakukan dengan menggunakan helikopter water booming. Pasalnya lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.
"Kita akan kembali gunakan helikopter water booming, rencana Selasa (10/10) pengeboman air akan dilaksanakan," kata Nana Sudjana. (Z-3)
Lokasi jalan yang berada di sekitar TPA Jatibarang justru selaras dengan pilihan hidup Romo Mangun yang kerap mendampingi masyarakat kecil di wilayah kumuh.
Kebakaran yang ditimbulkan jika tidak segera diatasi selain menimbulkan kerusakan lingkungan, juga dapat membahayakan warga.
Drone akan digunakan untuk memantau TPA yang memiliki luas 46 hektare.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memutuskan untuk berkantor di TPA Jatibarang dan mengajak masyarakat salat istisqa.
Mempercepat proses pemadaman kebakaran di TPA sampah Jatibarang, Kota Semarang, helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memborbardir bom air (water booming).
BNPB melakukan water bombing ke lokasi kebakaran TPA Jatibarang, Semarang, Jawa Tengah.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved