Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Cilegon Helldy Agustian mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk memahami nilai-nilai Pancasila. Hal itu merupakan langkah awal dalam mewujudkan Indonesia maju di tengah mempersiapkan generasi emas 2045. Demikian disampaikan Helldy saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasilan Tingkat Kota Cilegon di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin (2/10).
"Saya minta kepada seluruh ASN dan masyarakat di Kota Cilegon untuk memahami tentang nilai - nilai pancasila. Mari kita bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global. Sebab, saat ini Indonesia sedang mempersiapkan generasi emas 2045,” ungkap Helldy
Helldy juga berharap, seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat Kota Cilegon dapat menjaga nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga dapat menjadi panduan yang kuat bagi negara dan bangsa Indonesia kedepan.
Baca juga: BPKP Tunjuk Kota Cilegon Jadi Percontohan Nasional Implementasi Lab-MR dan Kapabilitas APIP
”Pancasila tetap menjadi tonggak utama dalam perjalanan menuju Indonesia yang maju. Kita harus bersama-sama membangun peradaban dan pertumbuhan global, mempersiapkan generasi emas dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila agar tetap menjadi panduan yang kuat bagi negara dan bangsa ini," harapnya.
Menurut Helldy, Pancasila mampu merangkul berbagai perbedaan yang ada di Indonesia. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila merupakan fondasi kuat bagi pembangunan nasional.
"Pancasila mampu menjadi pemersatu bangsa, karena mampu merangkul berbagai perbedaan yang ada di Indonesia. Selain itu, Pancasila juga menjadi dasar bagi pembangunan nasional untuk mewujudkan Indonesia yang maju karena memiliki nilai - nilai yang luhur seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial," tuturnya.
Baca juga: Helldy Ajak Forum CSR Cilegon Bersinergi Optimalkan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam rangka mempersiapkan Generasi Emas 2045, Helldy mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon turut memberikan beasiswa full sarjana untuk masyarakat yang berprestasi dan kurang mampu. Hal itu menjadi langkah konkret yang ditunjukkan Pemkot Cilegon dalam mendukung visi Indonesia sebagai negara maju.
“Saat ini, Indonesia sedang mempersiapkan generasi emas 2045. Dimana, dalam hal ini Pemerintah Kota Cilegon turut serta dengan membangun SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul, yaitu dengan memberikan beasiswa full sarjanah untuk masyarakat Kota Cilegon,” ungkapnya. (Adv)
Pemkot Cilegon kembali meraih prestasi nasional dengan memenangkan Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award tingkat Madya untuk kedua kalinya.
Pemkot Cilegon meraih peringkat kedua di Provinsi Banten dalam penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik oleh Ombudsman Banten, dengan nilai 95,31 (zona hijau).
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon meraih penghargaan Anugerah Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024 dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia.
Pemerintah Kota Cilegon telah mencairkan honor bagi tenaga non-ASN pada Senin, 11 November 2024. Proses ini menegaskan stabilitas keuangan APBD Kota Cilegon.
Realisasi investasi di Kota Cilegon hingga triwulan III 2024 telah mencapai Rp29 triliun, melebihi target tahunan sebesar Rp14 triliun.
Pemkot Cilegon menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp2,1 triliun untuk tahun anggaran 2025, terdiri dari PAD sebesar Rp1,1 triliun dan transfer dari pemerintah pusat senilai Rp968 miliar.
Pemerintah diharapkan mau berbenah agar lebih terbuka terhadap masyarakat dan mendengarkan aspirasi yang disuarakan rakyat.
Dengan lirik yang gelap, agresif, dan penuh makna metafora, .Feast tidak hanya mengungkapkan kemarahan, tetapi juga memberi peringatan moral.
Keterlibatan mahasiswa melalui pendekatan kolaboratif menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan pembangunan dan kesenjangan sosial.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan kritik dengan bahasa yang santun bukan berarti takut atau tidak berani, melainkan menunjukkan kematangan dalam berpikir dan berkomunikasi.
Demokrasi perlu kembali menjadi tempat diskusi yang mengedepankan kejujuran dan tanggung jawab, bukan medium untuk transaksi suara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved