Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Klimatologi Kelas II Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan dini dampak bencana kekeringan yang melanda seluruh kabupaten dan kota di daerah itu. Seluruh kabupaten dan kota berstatus awas kekeringan karena tidak turun hujan lebih dari 61 hari.
Selain itu, peluang curah hujan pada Dasarian II dan Dasarian III September 2023 kurang dari 20 milimeter, termasuk enam kecamatan di Kota Kupang yakni Alak, Kelapa Lima, Kota Lama, Kota Rada, Maulafa, dan Oebobo. "Di Manggarai Barat, ada empat kecamatan yang berstatus awas kekeringan yakni Boleng, Komodo, Mancang Pacar dan Ndeso. Di Manggarai Timur terdapat di Kecamatan Cibal Barat, Reok, dan Reok Barat," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmatullah Adji.
Kekeringan berdampak pada pengurangan ketersediaan air tanah yang menyebabkan kelangkaan air bersih dan meningkatkan potensi kemudahan terjadi kebakaran. "Saat ini 100% dari total zona musim di Nusa Tenggara Timur telah berada dalam periode musim kemarau. Diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana kekeringan," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima, Senin (18/9).
Baca juga: Rata-rata 5 Orang per Hari Bunuh Diri di Indonesia
Menurutnya, masih ada kecamatan yang berstatus waspada dan siaga kekeringan. Namun, jumlahnya sedikit jika dibandingkan kecamatan yang berstatus awas kekeringan yang mencapai ratusan kecamatan. Untuk kecamatan yang berstatus waspada atau mengalami hari tanpa hujan lebih dari 21 hari sebanyak 37 dan kecamatan yang berstatus siaga sebanyak 26 kecamatan. Adapun di Kecamatan Alak, Kota Kupang, air embung terus menyusut akibat kemarau panjang. Namun air yang masih ada di embung masih cukup memenuhi kebutuhan warga seperti mengairi tanaman hortikultura, cuci, dan untuk kebutuhan ternak.
Di sisi lain, laporan Stasiun Meteorologi El Tari Kupang menyebutkan suhu di NTT telah berkisar antara 18-33 derajat celcius serta kecepatan angin antara 30-50 kilometer per jam. Kondisi tersebut mendorong Stasiun Meteorologi juga mengeluarkan peringatan dini ancaman kebakaran hutan dan lahan. "Waspada potensi angin kencang di wilayah Pulau Timor dan Pulau Rote serta potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT," ujarnya. (Z-2)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved