Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH yang mengalami kekeringan akibat El Nino di Klaten, Jawa Tengah, kini bertambah menjadi 13 desa. Sementara, BPBD Klaten telah menggelontorkan bantuan air bersih total 295 tangki hingga Selasa (5/9).
Ke-13 desa kekeringan yang membutuhkan bantuan air bersih saat ini tersebar di wilayah Kecamatan Kemalang, meliputi 6 desa, Jatinom 2 desa, Bayat 3 desa, Wedi 1 desa, dan Kecamatan Kalikotes 1 desa.
Kekeringan di Kecamatan Kemalang, yakni Desa Kendalsari, Sidorejo, Tlogowatu, Tegalmulyo, Tangkil, dan Bumiharjo adalah yang terparah. Kemudian, Desa Jambakan, Ngerangan, dan Krakitan di Kecamatan Bayat.
Baca juga : 2.147 Guru dan Pegawai Tidak Tetap di Klaten Terima Program Peningkatan Kesejahteraan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Rujedy Endro Suseno, mengatakan bantuan air bersih untuk masyarakat daerah kekeringan kini terus dilakukan dengan mengoperasikan empat truk tangki.
“BPBD Klaten hingga hari ini telah melaksanakan droping air bersih total sebanyak 295 tangki atau 1.475.000 liter untuk membantu warga yang mengalami kekeringan akibat kemarau ini” jelasnya, Selasa (5/9).
Baca juga : Tekan Angka Kecelakaan Lalulintas, Polres Klaten Gelar Operasi Zebra Candi 2023
Menurut Rujedy, penyaluran bantuan air bersih terbanyak atau lebih dari 200 tangki ditujukan ke enam desa kekeringan di Kecamatan Kemalang, yang secara geografis terletak di kawasan lereng Gunung Merapi.
“Kegiatan droping air BPBD Klaten sudah dimulai pada 8 Juni 2023, menyusul ditetapkannya Kabupaten Klaten 1 Juni sampai 31 Oktober 2023 dalam status siaga darurat bencana kekeringan,” pungkasnya. (Z-5)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved