Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk menerbitkan maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan. Sigit menegaskan bahwa langkah tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain itu, langkah pencegahan juga diperlukan dengan cara melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dengan cara sosialisasi Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa.
"Kapolda juga menerbitkan maklumat tentang larangan pembakaran hutan dan lahan," kata Sigit dalam keterangannya (3/9).
Baca juga : KLHK Segel Empat Perusahaan di Kalbar terkait Karhutla
Selanjutnya, langkah preventif yang dapat dilakukan ialah mendirikan posko terpadu yang dekat dengan titik rawan karhutla. Selain itu, melaksanakan apel gelar pasukan dan peralatan penanganan karhutla.
Baca juga : Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Belum Berhasil Dipadamkan
"Semua stakeholder rutin melakukan patroli baik di darat maupun udara," katanya.
Selain itu, Sigit juga mendorong sejumlah pihak untuk melakukan evaluasi terkait karhutla. Sebab, karhutla masih menjadi momok dari tahun ke tahun.
Terlebih, evaluasi diperlukan agar jika nantinya menghadapi El Nino, semuanya diharapkan selalu siap mengantisipasi agar tidak terjadi karhutla.
"Saat ini sedang dilakukan penelitian saya kira memang dari tahun ke tahun kita harus terus melakukan evaluasi karhutla. Jangan lagi menjadi momok, sehingga itu semua bisa kita lakukan. Apabila kita lakukan evaluasi dan perencanaan dan terus kita lakukan perbaikan-perbaikan, sehingga apakah itu El Nino ataupun lainnya kita semua selalu siap," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo gelar dialog dengan sejumlah pihak untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (2/9).
Dalam acara itu, turut dihadiri oleh TNI, Pemerintah Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPND), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Dalam diskusi untuk proses pemadaman karhutla, didapati kesimpulan bahwa penanganan karhutla itu tergantung pada jarak titik api itu sendiri.
Terdapat pula informasi bahwa biasanya sumber api berasal dari lahan yang dikelola masyarakat atau perorangan.
Oleh karena itu, Sigit pun menilai bahwa sumber air merupakan hal yang utama dalam menghadapi karhutla. Ia pun meminta jajaran TNI, Polri, Pemda, BPBD, Basarnas, BMKG dan relawan memastikan ketersediaan sumber air.
"Disampaikan ada pembuatan embung saya kira bagus, karena memang, tidak bisa berbuat apa-apa tanpa adanya sumber air," kata Sigit (2/9).
Dalam penanganan karhutla, lanjut Sigit, diperlukan soliditas dan sinergisitas yang baik antar element pemerintahan. Ia pun menekankan supaya terus menjaga soliditas.
"Mudah-mudahan kita lampaui situasi yang ada dan wilayah rekan-rekan bisa teratasi karena hotspot bisa dikendalikan dengan kerja sama dan dari kesiapan sumber air yang ada. Tentunya bantuan dari pusat apabila ada titik-titik untuk dimodifikasi cuaca bisa dilakukan, agar segera ada hujan karena memang itu tentunya air cepat bisa kembali menggenang dan sumber air cukup," tuturnya. (Z-8).
Prabowo siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit saat peresmian SPPG Polri dan apresiasi peran MBG.
Kapolri perintahkan pengejaran pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Papua Selatan. Identitas pelaku disebut sudah dikantongi.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku penembakan berasal dari dua kelompok yang berbasis di Yahukimo.
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved