Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Polsek (Kapolsek) Bukit Bestari AKP Yuhendri Januar mengikuti langsung kegiatan penanaman pohon di kawasan Hutan Lindung, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Rabu (23/8). Bukan hanya di Hutan Lindung, penanaman pohon juga dilakukan serentak di berbagai wilayah Kota Tanjung Pinang.
Baca juga : 4 Perusahaan Disegel Terkait Polusi Udara Jabodetabek
Kegiatan penanaman pohon dengan tema Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini Polresta Tanjungpinang diikuti unsur Jajaran Polsek Bukit Bestari, TNI, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), Forum RT/RW Kelurahan Tanjungpinang Timur, Siswa dan Siswi SMP N 5 Tanjungpinang , dan Masyarakat Jalan Hutan Lindung. Para peserta kompak mengenakan ikat kepala berupa pita merah putih.
AKP Yuhendri mengatakan, ada berbagai jenis pohon yang ditanam di hutan lindung yaitu mahoni, durian, pete, avocad, mangga, sawo, rambutan, dan jengkol. Selain upaya mendorong penghijauan dan pelestarian lingkungan di Kecamatan Bukit Bestari, kata AKP Yuhendri, ingin penanaman pohon ini bisa mengantisipasi musim kering dampak dari iklim el nino. "Semoga penanaman pohon ini tumbuh subur, serta bermanfaat untuk kita semua dan melindungi alam kita."
Selain Polsek Bukit Bestari, penanaman pohon dilakukan juga secara serentak oleh jajaran polda dan polres di daerah lain se-Indonesia. “Kegiatan penanaman pohon serentak seluruh indonesia merupakan program dari Kapolri, Polri Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini,” ujar AKP Yuhendri.
Kegiatan penanaman pohon serentak ini dipimpin oleh Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini sekaligus untuk pemecahan catatan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk kategori penanaman pohon terbanyak, dengan menanam sekitar 21 juta pohon se-Indonesia. (B-4)
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved