Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono membeberkan pebisnis kakap Indonesia pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma atau akrab disapa Aguan dan pemilik grup usaha Royal Golden Eagle (RGE), Sukanto Tanoto, berminat berinvestasi di IKN, Kalimantan Timur.
Aguan dipastikan memimpin konsorsium penanaman modal dalam negeri (PMDN) untuk mendanai proyek IKN. Bambang menuturkan pihaknya masih berdiskusi intens terkait kepastian investasi bersama para konglomerat tersebut.
"Masih dibahas investasi ini. Misalnya kesesuaian dalam lahan. Ada yang meminta 300 hektare dan mau dekat di area hijau," ujar Bambang, Selasa (22/8).
Baca juga: Menteri PPN/Bappenas Jelaskan Alasan Revisi UU IKN yang Baru
Bambang menambahkan, pihaknya menawarkan berbagai macam bentuk investasi ke pihak swasta. Misalnya saja pembangunan apartemen, hotel, mal, sekolah, rumah sakit dan lainnya. Bambang berharap minat investasi dari konsorsium PMDN di IKN itu dapat segera terealisasi.
Ia sesumbar selain Aguan dan Sukanto, beberapa perusahaan besar lainnya juga telah menaruh minat berinvestasi di IKN.
Baca juga: PUPR: Pembangunan IKN bakal Rampung Seluruhnya pada 2045
"Kita masih menunggu (perjanjian) hitam di atas putih. Banyak tempat yang bisa disesuaikan (untuk investasi di IKN). Konsorsium pun tidak cuma satu, banyak yang berminat. Semua masih berproses," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia telah menyampaikan konsorsium PMDN IKN dipimpin pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma. Rencananya Konsorsium PMDN ini akan mulai melakukan groundbreaking investasi di IKN pada bulan depan. (Z-6)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Populasi Indonesia saat ini adalah 286 juta jiwa, menurut data PBB, dengan negara Asia Tenggara itu berada di peringkat ke-4 dalam daftar negara berdasarkan jumlah penduduk.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memastikan bahwa ibu kota Republik Indonesia akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2028.
Politisi Partai Golkar yang juga Anggota DPR RI Terpilih 2024-2029, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan, secara de facto, Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini sudah bisa digunakan sebagai ibu kota baru.
Sampai dengan 2024, Indonesia secara resmi memiliki 38 provinsi, termasuk hasil pemekaran terbaru dari wilayah Papua.
Pengamat nilai Keppres IKN belum terbit karena belum siapnya infrastruktur
Pembangunan IKN Nusantara bisa dijadikan momentum revitalisasi gerakan koperasi. Ratusan ribu ASN terpelajar ini bisa didorong membentuk ribuan Koperasi ASN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved