Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bagian dari 'Festival Powerful Indonesia', Apurva Kempinski Bali berkolaborasi dengan komunitas seni asal Bali, Kita Art Friends, mempersembahkan 'Indonesia: The Land of Art'.
Pameran Studio Seni ini digelar Langsung di Lobi Pendopo resor. Pameran ini mengundang para penggemar seni dari 11 Agustus hingga 3 November 2023 untuk mengalami momen magis saat seni melampaui hambatan dan berbicara kepada setiap jiwa, terlepas dari latar belakang, hasrat, atau preferensi seseorang.
'Indonesia: The Land of Art' menampilkan warisan seni Indonesia yang dinamis dan beragam melalui pilihan karya seni dari seniman Indonesia yang terkenal dan baru. Berbeda dari pameran seni lainnya, pameran ini menghadirkan galeri seni kepada penontonnya. Keajaiban artistik menunggu di setiap sudut Lobi Pendopo The Apurva Kempinski Bali, di mana studio seni hidup telah dirancang dengan cermat oleh Kita Art Friends untuk mewakili karakter setiap seniman.
Baca Juga: Menjelajah Rock Era 1960-2000an Lewat Anthologi Musik Indonesia The Apurva Kempinski Bali
Studio-studio ini memberi pengunjung pandangan sekilas ke dalam proses kreatif para seniman sementara pada saat yang sama, lingkungan baru dapat mendorong inspirasi untuk mahakarya para seniman yang akan datang. Pameran ini menghadirkan 12 seniman yang akan bergiliran menampilkan karya terbaik mereka di empat studio seni langsung per bulan untuk periode tiga bulan mendatang.
Selain studio seni, pengunjung akan mendapat hak istimewa untuk mengagumi mahakarya abadi dari seniman legendaris Indonesia; Hendra Gunawan, Nuraeni Hendra Gunawan, dan Made Wianta. Setiap karya seni yang dipamerkan telah dikuratori dengan hati-hati oleh Rizki A. Zaelani, Savitri Sastrawan, dan Yudha Bantono dengan indah mencerminkan hubungan mendalam para seniman dengan asalnya, menawarkan perspektif unik tentang masyarakat kontemporer sambil mempertahankan esensi tradisi.
Empat seniman pertama yang menampilkan karyanya di panggung studio seni hidup adalah Ugo Untoro, Nyoman Erawan, Made Wiradana, dan Vincent Prijadi. Studio live art dari seniman terkemuka Indonesia, Ugo Untoro, merepresentasikan gaya khasnya yang energik, mentah, dan edgy yang dipengaruhi oleh budaya jalanan dan seni grafiti dalam menggambarkan emosi universal dan kepedulian masyarakat melalui ekspresi yang meresahkan di kanvasnya.
Selain itu juga ada Nyoman Erawan yang telah mengekspresikan kreativitasnya dalam seni rupa selama lebih dari empat dekade. Karya Nyoman Erawan dengan pengaruh Bali yang kaya menonjolkan nilai-nilai artistik yang rusak dari sisa-sisa pola bakaran dalam prosesi Ngaben atau Ngaben Bali melalui lukisan, patung, instalasi seninya.
Di studio Made Wiradana, gayanya yang jenaka namun kontemporer tergambar melalui guratan-guratan pada lukisannya yang memancarkan keyakinannya bahwa masa lalu tidak akan pernah bisa hilang dari kesadaran manusia.
Melengkapi barisan yang luar biasa adalah seniman baru berbakat dari Surabaya – Jawa Timur, Vincent Prijadi Purwono. Vincent memanfaatkan lukisan sebagai media untuk mengekspresikan emosinya dan mengomunikasikan perspektifnya yang unik melalui karya seni yang rumit dan bersemangat. Dia juga yang menawarkan sekilas fokus dan kognitifnya yang luar biasa. (S-1)
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Salah satunya yang paling diminati pengunjung adalah AR Treasure Hunt, sebuah pengalaman eksplorasi ruang berbasis augmented reality.
IMMF CONNECT 2026 ditargetkan menghadirkan sekitar 800 eksibitor dan 15.000 pengunjung dari 20 negara, termasuk Jerman, Italia, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Konsumen dan korporasi kini tidak hanya mencari vendor atau destinasi, tetapi mitra strategis yang memahami konteks dan memberikan pengalaman berdampak.
The Apurva Kempinski Bali yang dikenal sebagai rumah bagi deretan restoran terbaik di Bali, kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih empat penghargaan bergengsi.
Sebagai pemenang Traveller’s Choice Best Chinese Restaurant, Bai Yun di The Apurva Kempinski Bali kembali menghadirkan Hot Pot Festival, menyajikan pengalaman kuliner Tiongkok autentik.
DUA nama besar dalam lanskap budaya Indonesia--musikus legendaris Indra Lesmana dan resort pemenang penghargaan The Apurva Kempinski Bali--berkolaborasi dalam peluncuran Swara Apurva.
Praktik berkelanjutan tertanam dalam setiap aspek resor, mulai dari meminimalkan dampak lingkungan hingga mendukung praktik bisnis yang etis.
Peragaan busana oleh Torang Sitorus dengan mengapresiasi budaya melalui karya yang indah.
Album 'Dunia Saat Mata Terpejam' merupakan mahakarya musik visioner yang mencakup delapan komposisi menarik,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved