Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar pelatihan public speaking di wilayah Riau. Mereka menyasar santri milenial di Pondok Pesantren Al Baidha, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.
Koordinator Wilayah SDG Riau Syarif Hidayatullah mengatakan public speaking merupakan salah satu kemampuan diri atau soft skill yang diperlukan untuk menyongsong masa depan.
SDG Riau menghadirkan sosok pemuda inspiratif, Picky Wahyudi yang berpengalaman dalam public speaking dan menyampaikan sejumlah kiat berbicara di depan umum.
Baca juga : GMC Gelar Penyuluhan Pembuatan Makanan Bergizi untuk Turunkan Angka Stunting di Wonogiri
"Kami melaksanakan pelatihan public speaking terhadap santri gunanya untuk ke depannya para santri mendapatkan bekal ketika keluar daripada pondok pesantren ini dan juga pemateri yang kami hadirkan juga berpengalaman dalam bidang public speaking," ucap Syarif.
Terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan supaya mampu berbicara dan menyampaikan pesan di depan umum bagi pemula meliputi kepercayaan diri, mengatur tatapan mata, tempo berbicara, intonasi, dan mimik wajah.
Baca juga : PMN Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Lele dan Sosialisasi di Mojokerto
Tak hanya sekadar materi, bahkan para peserta itu pun dipersilakan untuk maju menunjukkan kebolehan public speaking di depan masyarakat pesantren.
Syarif berharap, melalui kegiatan itu pihaknya ingin meningkatkan kapasitas dan potensi para santri agar menjadi pribadi berkualitas dan berdaya saing.
"Semoga dari kegiatan ini nantinya bisa berdampak baik terhadap santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al Baidha ini. Ketika mereka keluar dari pondok bisa berbaur terhadap masyarakat dan nantinya bisa memimpin masyarakat dengan bahasa-bahasa yang baik," jelas dia.
Salah satu santri, Rizky (18) menjelaskan kegiatan pelatihan dinilai sangat tepat untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri santri.
"Baguslah untuk melatih kepercayaan diri kan saya juga orang yang kurang pede (percaya diri). Alhamdulillah bisa tau tentang ilmu ini dan bisa tampil di depan banyak orang atau menyampaikan sesuatu yang sangat penting tanpa ada rasa malu dan pede," kata dia. (Z-5)
Monitoring isu berarti membuka mata dan telinga kita untuk sebenar-benarnya melihat dan mendengar.
Workshop dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) dalam profesi farmasi.
Pelajari tips belajar public speaking untuk pemula! Atasi gugup, kuasai teknik vokal, dan buat presentasi memukau. Mulai percaya diri bicara di depan umum!
Pelajari cara membuat teks pidato yang efektif! Tips & trik menulis pidato persuasif, menarik, dan mudah diingat. Raih perhatian audiens Anda sekarang!
Kuasai public speaking, raih kepercayaan diri! Tips & trik berbicara di depan umum yang efektif, memukau audiens, dan tingkatkan karirmu.
Cara Menyampaikan Ceramah yang Baik dan Menarik. Pelajari cara menyampaikan ceramah memukau! Tips & trik jitu agar audiens terpikat, pesan tersampaikan, dan ceramah jadi berkesan.
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan agar seluruh santri di Indonesia mendapatkan akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan karakter santri berbasis kecerdasan kontemplasi. Hal ini disampaikannya saat membuka Expo Kemandirian Pesantren.
Potensi besar jumlah santri di Indonesia dapat menjadi kekuatan nyata dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Kemkomdigi mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk menjadi 'Sahabat Tunas', generasi muda yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved