Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat dalam acara Pembinaan Potensi Maritim Skala Besar di Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (10/8).
Dalam acara yang digagas TNI Angkatan Laut itu, Baznas memberikan santunan yatim untuk 30 anak, uang saku khitan untuk 50 anak, 50 paket bingkisan khitan, serta 60 paket gizi ibu hamil dan balita.
Wakil Ketua Baznas R, M Mahdum, melalui keterangan resmi yang diterima hari ini, mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan salah satu upaya Baznas untuk terus hadir memberi manfaat kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah pesisir.
Menurut Mahdum, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu pencegahan stunting pada anak serta memberikan manfaat kesehatan kepada ibu hamil dan balita.
"Baznas sangat menyambut baik kegiatan yang merupakan inisiasi dari TNI Angkatan Laut ini, karena program pembinaan seperti ini sejalan dengan upaya Baznas dalam memberi kesejahteraan kepada masyarakat. Mencegah stunting dan memajukan masyarakat pesisir merupakan salah satu upaya membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah untuk menunjang pembangunan nasional," kata Mahdum di Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis.
Dia menambahkan, zakat mempunyai peran yang sangat strategis sebagai instrumen yang lengkap dalam memberdayakan masyarakat pesisir. Selain bantuan untuk para anak yatim dan ibu hamil, Baznas juga pernah melakukan hal serupa, namun menyasar pada pemberian bantuan untuk nelayan di daerah perbatasan. Bantuan semacam ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Baca juga: PMI Kerahkan 150 Tangki Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan
"Salah satu contohnya adalah bantuan yang diberikan Baznas di Pulau Miangas. Baznas berkontribusi dalam menyejahterakan masyarakat di daerah perbatasan, dengan memberikan bantuan jaring tangkap nelayan perbatasan di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara," ucapnya.
Diharapkan pula, sinergi antara Baznas dan TNI AL dapat terus terjalin dengan baik, agar makin banyak masyarakat yang terbantu.
"Baznas dan TNI AL turun gunung membantu masyarakat dan Baznas ingin menyampaikan pada para muzaki bahwa dana yang disalurkan melalui Baznas telah diberikan langsung kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Terima kasih pada para muzaki. Ini merupakan bentuk partisipasi komponen bangsa yang memberikan manfaat untuk memajukan masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.
Sementara itu, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto mengatakan TNI AL ingin berperan mendukung program Pemerintah Pusat, termasuk masyarakat yang ada di Lampung. Ia juga mengapresiasi peran Baznas yang turut bersinergi dalam acara tersebut.
"Sehingga angka persentase bidang kesehatan khususnya terkait stunting menurun. Alhamdulillah di Lampung ini sudah terlihat progresnya dan kita melihat bahwa animo masyarakat sangat tinggi, sehingga banyak yang turut berkolaborasi. Kita akan melayani seoptimal mungkin. Terima kasih atas kerja samanya kepada rekan-rekan dari Baznas," pungkasnya. (RO/I-2)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Baznas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia.
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Komando Armada (Koarmada) TNI AL menurunkan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk membantu pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam.
TNI AL menerjunkan prajurit Marinir ke masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut kemudian untuk menghilangkan rasa trauma (trauma healing) mereka.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TNI Angkatan Laut segera mengerahkan sejumlah unsur dan pasukan untuk membantu penanganan bencana alam tanah longsor dan banjir di Sumut dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kapal tersebut diketahui tidak menyalakan AIS (Automatic Identification System) dan melintas di luar jalur navigasi yang semestinya, tepatnya di perairan Pulau Laut, Natuna.
TNI Angkatan Laut (AL) mengamankan dua kapal pengangkut nikel yang terindikasi melakukan pelanggaran di Perairan Mandiodo, Konawe Utara. Tujuan kapal itu PT.IMIP Morowali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved