Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menggeledah dua lokasi terkait dugaan mafia tanah pada pembayaran ganti rugi lahan pada proyek stsrategi nasional (PSN) pembangunan Bendungan Paselloreng Wajo tahun 2021. Kedua lokasi itu kantor Badan Pertananahan (BPN) Kabupaten Wajo, dan Kantor Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang di Sulawesi Selatan.
Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulel, Soetarmi menjelaskan penggeledahan dilakukan Rabu (2/8) oleh tim penyidik Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulsel berdasarkan surat perintah penggeledahan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Makassar.
"Penggeledahan kedua tempat berlangsung bersamaan, dan tim mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti, baik di BPN Wajo, juga di kantor SNVT Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jenebrang," jelas Soetarmi, Kamis (3/8).
Baca juga: KPK Terus Menelusuri Aset Andhi Pramono
Dari kantor BBWS Pompengan - Jeneberang yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Makassar, ditemukan sebanyak 89 bundel dokumen. Terdiri dari dokumen tahapan persiapan perencanaan pengadaan tanah, dokumen perencanaan pengadaan tanah, dokumen pelaksanaan pengadaan tanah.
"Ada juga daftar nominatif pengadaan tanah Bendungan Paselloreng, laporan penilaian pengadaan jasa penilai (appraisal) pengadaan tanah Bendungan Paselloreng sampai dengan dokumen kwitansi penerimaan ganti rugi," sebut Soetarmi.
Baca juga: Bupati Nonaktif Mamberamo Tengah Terbukti Nikmati Uang Panas Rp75,3 M dan Cuci Uang Rp211,7 M
Dari BPN Kabupaten wajo, diamankan 13 bundel dokumen yang terdiri dari dokumen bekas kawasan hutan nomor urut 1 – 200. Lalu, daftar nominatif pengadaan tanah Bendungan Paselloreng, juga kwintansi penerimaan ganti kerugian pengadaan tanah PSN pembangunan Bendungan Paselloreng, serta validasi pemberian ganti kerugian dalam bentuk uang dan peta bidang tanah.
"Di BPN Wajo juga ikut diamankan empat unit CPU (Central Processing Unit) komputer, satu unit laptop, juga empat unit HP. Dan semua dokumen dan barang bukti tersebut akan dilakukan penyelidikan dan selanjutnya diajukan penyitaan sebagai alat bukti yang digunakan untuk pembuktian dugaan mafia tanah pada pembayaran ganti rugi lahan pembanguan Bendungan Paselloreng di Wajo," lanjut Soetarmi.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak menambahkan, agar seluruh saksi-saksi maupun pihak lainnya untuk tidak merintangi atau mengagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan yang terkait mafia tanah tersebut. (Z-3)
ANGGOTA Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding mempertanyakan pengerahan prajurit TNI dalam menjaga Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di seluruh Indonesia.
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembiayaan fiktif di lingkungan PT TI untuk periode 2016–2018
Bea Cukai kolaborasi dengan Polda Sulsel dan Kejaksaan Tinggi Kalbar guna memperkuat sinergi penegakan hukum, pemberantasan penyelundupan, dan menciptakan iklim bisnis.
Budi juga menerangkan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan para tersangka untuk memastikan kelancaran dari porses hukum.
KEJAKSAAN Tinggi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kebudayaan DKJ. Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi penyimpangan
Kejati Jatim mengupayakan pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) agar terpidana kasus pembunuhan Gregorius Ronald Tannur mendapat hukuman yang lebih berat
MANTAN Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla geram lahannya seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dicaplok orang.
KASUS sengketa lahan di Makassar yang menyeret nama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menguatkan persoalan serius mengenai praktik mafia tanah dan tumpang tindih administrasi pertanahan di Indonesia.
KUASA hukum NV Hadji Kalla, H. Hasman Usman, secara terang-terangan membantah pernyataan Bos Lippo James Riady yang disebutnya sebagai upaya cuci tangan dalam sengketa lahan 16 hektare.
KETUA Umum Barisan Pemuda Rakyat (Badar) Sumatra Selatan Hari Azwar meminta agar Komisi III DPR RI tidak terkecoh dan jernih dalam menilai mafia tanah yang seolah menjadi korban.
Aparat penegak hukum lainnya agar menindak tegas para mafia tanah tanpa harus menunggu desakan publik.
Badan Bank Tanah dan KPK teken MoU perkuat pengelolaan tanah negara transparan, berintegritas, dan lawan mafia tanah demi kesejahteraan rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved