Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Semarang, Jawa Tengah mengalami sejumlah masalah. Di antaranya ialah adanya sekolah dasar (SD) yang kekurangan murid hingga mencapai 50% dari target dan sekolah menengah pertama (SMP) yang justru kekurangan kelas.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (13/7) PPDB tingkat SD dan SMP di Kabupaten dan Kota Semarang terdapat ketimpangan,. Sistem zonasi membuat banyak sekolah yang mengalami kondisi kelebihan dan kekurangan murid.
Di Kabupaten Semarang dari 451 SD negeri, sebanyak 218 sekolah mengalami kekurangan murid karena hanya berisi 2 sampai 10 siswa. Sementara di sekolah SMP negeri sebagian besar terutama di dekat keramaian seperti kecamatan justru kekurangan kelas.
Baca juga: Kisruh PPDB, Kemendikbud-Ristek akan Revisi Permendikbud No.1 Tahun 2021
Tak hanya di kabupaten, Kota Semarang juga mengalami kondisi serupa, meskipun jumlahnya tidak sebanyak di daerah tetangga tersebut.
"Kita telah lakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPDB SD dan SMP," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Baca juga: Kisruh Kecurangan dalam PPDB, Menko PMK Minta Pemda Evaluasi Pemerataan Pendidikan
Perlu ada beberapa perbaikan seperti zonasi, lanjut Heaverita Gunaryanti Rahayu, tapi tidak besar. Namun yang tampak jelas adalah kekurangan jumlah SMP negeri karena ada daerah yang cukup jauh seperti untuk daerah Tanjung Emas sekolah terdekat hanya di SMP Negeri 4 Semarang yang berada di
Kecamatan Gayamsari.
Kekurangan lainnya adalah SMA Negeri, demikian Heaverita Gunaryanti Rahayu, sehingga untuk memenuhi kebutuhan itu telah bersurat kepada Gubernur Jawa Tengah.
"Jika kebutuhan SMA negeri itu disetujui, kita siap hibahkan lahannya," imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo secara terpisah, mengatakan pada PPDB SD dan SMP negeri di daerah ini mendalami perbedaan permasalahan yakni SD kekurangan murid tapi SMP kekurangan kelas.
Ratusan SD negeri di Kabupaten Semarang, ujar Sukaton Purtomo Priyatmo, mendalami kekurangan siswa pada umumnya terjadi di pedesaan, tetapi untuk daerah perkotaan seperti dekat kantor kecamatan atau kabupaten terpenuhi.
"Di pusat ibukota Kabupaten Semarang rata-rata sudah terpenuhi jumlah kelasnya, tetapi di wilayah kecamatan masih kurang," tambahnya.
(Z-9)
PULUHAN Piagam palsu mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Tengah (Jateng) 2024. Kabar itu dibenarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng.
PPDB secara online di Brebes, Jawa Tengah, mengalami kendala bagi operator sekolah dalam memasukkan berkas pendaftaran calon peserta didik baru ke dalam aplikasi.
Disdikbud Provinsi Jawa Tengah mengumumkan bahwa 70 ribu siswa dari keluarga tidak mampu telah diakomodir dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK negeri di Jawa Tengah akan dibuka besok, Selasa (11/6)
BAKAL calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menyebut kondisi sekolah di Indonesia membuat peserta didik stres. Pasalnya, ia mendapatkan laporan
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved