Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menyampaikan rekapitulasi usulan topik kajian ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Usulan topik kajian tersebut dihimpun dari pemerintah daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota. Melalui upaya tersebut, Yusharto berharap kebijakan yang diputuskan pemerintah nantinya dapat semakin berkualitas karena sesuai dengan data dan fakta di lapangan.
Yusharto mengatakan secara garis besar sejumlah topik permasalahan yang disampaikan ke BRIN meliputi kemiskinan, stunting, ekonomi, pertambangan, perkebunan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pendidikan, kesehatan, Sumber Daya Manusia (SDM), perikanan, bahan bakar alternatif, ketahanan pangan, pelayanan publik, penanggulangan bencana, transportasi, pariwisata, pertanian, pengelolaan sampah, telekomunikasi, infrastruktur, pengangguran, peternakan dan kebudayaan.
Baca juga : emotongan Hewan Kurban di Lingkungan Kemendagri Tingkatkan ASN BerAKHLAK
Yusharto berharap BRIN dapat memberi dukungan meliputi anggaran sekaligus dukungan SDM agar usulan topik kajian yang sudah terhimpun dapat segera terlaksana. Mengingat seluruh peneliti BSKDN telah berpindah ke BRIN sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 tahun 2021 yang menyatakan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Peneliti di Kementerian/Lembaga harus beralih menjadi ASN di BRIN.
"Jadi kita berharap ada dukungan dari BRIN apakah dengan alokasi yang sudah tertentu, atau dengan tujuan seperti yang ada di Deputi Bidang Pembangunan dan Kebijakan BRIN saat ini ataukah dengan hiba bersaing yang coba kita usulkan lewat operasi-operasi riset yang ada di BRIN," jelasnya dalam Sosialisasi Pengisian Usulan Kajian Kebijakan dan Survei Data Dasar pada Aplikasi Website Forum Komunikasi Riset dan Inovasi (FKRI) Tahun 2023, Senin (3/7).
Baca juga : BSKDN Kemendagri Salurkan Hewan Kurban kepada Masyarakat Sekitar PLBN Motaain
Kendati tidak lagi memiliki peneliti, Yusharto menegaskan pihaknya siap berkolaborasi bersama BRIN dan pemerintah daerah untuk mengawal terlaksananya kajian sesuai dengan topik yang telah dihimpun.
Dia menambahkan, BSKDN siap membantu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para peneliti. Tidak hanya itu, pihaknya juga mempersilakan peneliti maupun pemerintah daerah menggunakan fasilitas infrastruktur untuk bekerja.
"Kami siap untuk kolaborasi dalam memberikan informasi dan bisa menggunakan fasilitas, fasilitas bisa gratis, kalau dalam bentuk anggaran berikut personil BSKDN sudah tidak punya peneliti lagi," tambahnya.
Yusharto berharap kolaborasi pihaknya bersama BRIN dan pemerintah daerah dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan baik di tingkat nasional maupun daerah menjadi lebih baik.
"Sekali lagi sangat berharap dari hasil penelitian-penelitian yang ada di BRIN bisa menjadi input untuk menghasilkan kebijakan yang berkualitas," pungkasnya. (Z-5)
BRIN dan FAO perkuat kolaborasi global untuk transformasi sektor peternakan berkelanjutan melalui riset, inovasi, dan teknologi berbasis sains.
Kedepannya, fasilitas ini akan diperkuat dengan antena parabola berdiameter 20 meter yang mampu bekerja pada rentang frekuensi tinggi hingga 50 GHz.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Banyak proyek eksplorasi Bulan saat ini melibatkan berbagai negara.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan peluang bagi Indonesia untuk terlibat dalam kolaborasi misi observatorium astronomi di bulan.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi keberadaan udang pisang endemik Indonesia melalui pendekatan analisis DNA molekuler.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai, upaya meminimalkan perbedaan pandangan menjadi penting di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.
PERDEBATAN tentang kecerdasan buatan kerap terjebak pada dua kutub ekstrem: optimisme teknologi yang nyaris tanpa syarat dan ketakutan apokaliptik yang berlebihan.
ANALIS komunikasi politik sekaligus pendiri KedaiKOPI, Hendri Satrio (Hensa), mengingatkan Danantara untuk segera membenahi strategi komunikasi publik dan kebijakan pengelolaan asetnya.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
PRAKTISI ekologi dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Maria Ratnaningsih menyoroti arah kebijakan pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved