Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KESULTANAN dan kerajaan nusantara serta kelompok masyarakat adat yang ikut melahirkan Indonesia harus dilibatkan dalam menentukan wajah dan arah perjalanan bangsa ini. Salah satunya dengan cara menjadi Utusan Daerah di MPR.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam FGD "Siapakah Utusan Daerah MPR? Membedah Siapa Saja Utusan Daerah di MPR dan Bagaimana Pengisiannya, di Universitas Udayana, Bali, Selasa (20/6/2023).
"Sikap legawa dari para raja dan sultan nusantara itu sekaligus bukti bahwa sudah seharusnya mereka adalah bagian dari pemegang saham utama negara ini," kata LaNyalla seperti dilansir dalam keterangan pers.
Baca juga: Tidak Ada Alasan Tunda Pembangunan Bandara Bali Utara
Menurut dia, kerajaan dan kesultanan di nusantara mengalami secara langsung penjajahan oleh VOC dan tentara Belandanya. Sejarah mencatat beberapa perlawanan terhadap Belanda telah terjadi di masa silam.
Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, para raja dan sultan kemudian memberi dukungan moral dan material yang konkret bagi lahirnya Indonesia dengan cara penyerahan wilayah.
Baca juga: Kaisar Jepang akan Kunjungi Tempat Bersejarah dan Makan Malam di Keraton Yogyakarta
"Para pendiri bangsa saat menyusun konsep Utusan Daerah sudah memikirkan bahwa seharusnya Utusan Daerah di MPR dihuni oleh mereka yang memiliki wilayah-wilayah di nusantara ini," tegas dia.
Namun, rumusan Utusan Daerah yang didesain para pendiri bangsa belum pernah dilakukan secara benar baik di Orde Lama maupun Orde Baru. Amandemen Konstitusi Tahun 1999 hingga 2002 semakin mengubur sistem bernegara yang sudah dirancang.
"Saya menawarkan lahirnya Konsensus Nasional kembali kepada Demokrasi Pancasila mengisi Utusan Daerah dengan benar. Mereka pemilik wilayah asal usul negara ini. Yaitu para raja dan sultan nusantara serta tokoh masyarakat adat," ucapnya.
Rektor Universitas Udayana I Nyoman Gede Antara mengatakan, sudah saatnya daerah kembali memiliki utusan daerah di MPR. Itu adalah bagian dari upaya serius merawat memori kolektif bangsa dalam sejarah lahirnya bangsa Indonesia.
"Oleh karena itu, Utusan Daerah harus dihuni oleh utusan yang tepat untuk tujuan tersebut," kata Gede Antara saat memberikan sambutan resminya.
Hadir sebagai narasumber Gede Marhaendra Wija Atmaja dari Universitas Udayana dan Mohammad Novrizal dari Universitas Indonesia.
Sementara itu, Raja Sidenreng Sulawesi Selatan PYM Adatuang Sidenreng XXV Andi Faisal Sapada dan I Gusti Bagus Suka Arjawa dari Udayana bertindak sebagai penanggap.
Andi Faisal menyatakan, keberadaan Utusan Daerah membutuhkan kesepakatan atau konsensus nasional untuk mengembalikan UUD 1945 sesuai naskah asli. "Supaya kedaulatan rakyat ini betul-betul dijamin sesuai dengan harapan pendiri bangsa." (RO/A-3)
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
OKNUM Paguyuban Jakwir yang diduga melakukan penipuan program Makan Bergizi Gratis atau MBG mengaku sebagai utusan khusus Presiden hingga menyebut nama Mayor Teddy dalam melancarkan aksinya.
Mari Elka pernah menduduki kursi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Perdagangan dan Menteri Negara Koperasi dan UKM Indonesia Ad-Interim di kabinet presiden sebelumnya.
Retno Marsudi dipercaya sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Air.
Indonesia menempati peringkat ke-4 sebagai negara dengan produksi sampah makanan terbesar di dunia setelah Tiongkok, India, dan Nigeria
UKP RI Mardiono menekankan transformasi sistem pangan Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan sistem pangan yang bergizi, inklusif, adil, berkelanjutan, dan kuat,
UTUSAN Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan sekaligus Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono menghadiri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved