Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim kemarau banyak bendungan di daerah yang sudah mulai mengering, salah satunya bendungan Cipero di Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Petani minta optimalisasi kapasitas debit air bendungan, sehingga meski musim kemarau pun bisa mengairi areal persawahan.
Para petani menyampaikan harapannya tersebut pada jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dinas Pertanian Kabupaten Tegal. Pertemuan antara petani dengan instansi-instansi tersebut digelar di komplek Bendung Cipero, di Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Sabtu (17/6).
Anggota DPR RI dari Dapil IX Jawa Tengah, Dewi Aryani, yang hadir dalam pertemuan, mengaku sebenarnya masalah pengairan bukan merupakan bidangnya. Namun, karena banyak petani yang mengeluhkan terbatasnya air untuk mengairi areal pertanian khususnya di kawasan Pantura, ia pun terpanggil untuk ikut mencari solusinya dan menginisiasi pertemuan tersebut.
Dewi Aryani menuturkan ada dua hal yang perlu dilakukan, yakni solusi jangka pendek dan jangka panjang. Pertama jangka pendek yakni pengerukan bendungan dan saluran-saluran irigasinya hingga sampai ke areal persawahan terjauh.
Sementara itu, pemecahan jangka panjang adalah mencari sumber-sumber air yang bisa ditampung di Bendungan Cipero, sehingga bisa mengairi areal persawahan lebih optimal terutama pada saat musim kemarau.
"Selama ini areal persawahan di kawasan Pantura hanya bisa ditanami padi satu tahun sekali. Jika bendungan-bendungan debit airnya bisa dimaksimalkan bisa untuk penanaman padi paling tidak satu tahun dua kali," terang Dewi Aryani.
Mantri Pengairan Suradadi 2, Riyanto, mengakui bahwa saat ini kondisi Bendung Cipero mengalami penurunan hingga 50 persen dari debit normalnya yang 8.000 Liter per detik.
"Kami mengintensifkan kerjasama dengan para pelaksana teknis di lapangan untuk melakukan sistem gilir air," ujar Riyanto.
Sebagai tambahan informasi, Bendung Cipero di Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal ini, masuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.
(Z-9)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Enam pelaut Indonesia telantar di Cabo Verde, Afrika Barat. Mereka terjebak dilema antara pulang tanpa upah setahun atau bertahan di kapal yang terbengkalai.
Menurut data BPBD Kabupaten Tegal sebanyak 150 rumah rusak, sejumlah bangunan pondok pesantren, sekolah dan jalan rusak parah akibat bencana tanah bergerak.
Haul Sewindu almarhum Ki Enthus Susmono yang digelar di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2/2026) malam.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved