Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 100 tenaga didik dan guru Sekolah Dasar (SD) mendapatkan pelatihan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris untuk mendukung pengembangan Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Mandalika menjadi lokasi pertama pelaksanaan program edukatif tahun ini, selanjut kita akan menyasar DPSP lainnya seperti Samosir, Bromo, Labuan Bajo, dan Magelang," kata Country Director EF Kids & Teens Indonesia, Suryadi Afan, didampingi Juli Simatupang Director of Corporate Affairs EF Kids & Teens Indonesia kepada wartawan pada acara pembukaan pelatihan Bahasa Inggris EF Kids & Teens untuk tenaga pendidik di wilayah Mandalika berlangsung di SMPN 1 Praya, Lombok Tengah, Sabtu (17/06).
Menurut Juli, program pelatihan Bahasa Inggris untuk guru-guru di area pariwisata yang sedang dan akan berkembang dan akan difokuskan di DPSP.
Baca juga: Group Ride ke-8 GFNY Bali-IFG Life Sajikan Keindahan Mandalika
Kegiatan ini sebutnya, sebagai upaya untuk mendukung pemerintah untuk program edukasi dan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi SDM pariwsata. Terselenggara atas kerjasama EF Kids & Teens Indonesia dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Lombok Tengah.'Dalam Program Pelatihan Bahasa Inggris, EF Kids & Teens membagikan metode fun learning yang kreatif dan efektif bagi tenaga pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran Bahasa Inggris ke siswa dan siswi peserta didik.
Program pelatihan ini terdiri dari workshop secara tatap muka langsung dan workshop melalui online yang diadakan selama 4 bulan secara intensif. Terdapat banyak modul pembelajaran yang dapat dipraktikkan oleh para tenaga pendidik yang mudah diaplikasikan dalam proses belajar mengajar.
Baca juga: Kemenparekraf Berdayakan Desa Wisata di NTB untuk Peningkatan Kesejahteraan Warga
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Lombok Tengah, Lalu Rupawan Joni mengatakan, upaya edukatif yang dibawa oleh EF sangat membantu mendukung putra-putri dari Lombok Tengah semakin baik dalam berinteraksi dengan masyarakat dunia melalui Bahasa Inggris. "Kami berharap program kerja sama ini dapat terus berkesinambungan dan dapat menjangkau jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ujarnya.
Dikatakannya, saat ini, di Mandalika ada sekitar 97 SD dan 1 Sekolah Menengah Pertama (SMA), "Kami berharap para tenaga pendidik yang mengikuti pelatihan hari ini hingga 4 bulan kedepan, dapat menjadi pionir dalam pengajaran Bahasa Inggris di Mandalika," tukasnya.
EF Education First (EF) merupakan lembaga pendidikan swasta terbesar di dunia yang didirikan pada tahun 1965 oleh Bertil Hult di kota Swedia dengan lebih dari 600 kantor cabang dan sekolah di lebih dari 50 negara.
(Z-9)
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Perpanjangan waktu ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru melalui sertifikasi pendidik.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Kegiatan ini diikuti siswa sekolah dasar kelas 5–6 dari Bojonegoro dan Jakarta dengan semangat besar untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).
PHBS ini sebenarnya utamanya untuk anak-anak usia sekolah, karena biasanya mereka sudah dikasih untuk makan bekal sendiri, jadi sudah dilepas sama orangtua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved