Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS seorang ibu meninggal memeluk bayi dan dua anak balitanya di sebuah rumah kontrakan di Pati, Jawa Tengah Rabu (14/6) terkuak. Polisi menangkap Mashuri, 45, suami siri sebagai tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengakibatkan kematian korban.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (17/6) sebuah rumah kontrakan bercat kuning dengan tembok pagar biru di Perumahan Griya Pesona II, Dukuh Ngipik, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati masih masih menjadi perhatian warga. Polisi telah memasang police line di rumah itu sebagai tempat kejadian peristiwa (TKP) tewasnya Budiati,31, seorang ibu ditemukan memeluk bayi dan dua anak balitanya.
Baca juga: Terpengaruh Miras, Suami di Pati Bunuh Istri yang Hamil
Polisi menyelidiki kasus ini, akhirnya membuka tabir penyebab meninggalnya ibu muda tersebut. Suami siri korban Mashuri, 45, akhirnya ditangkap petugas dan ditetapkan sebagai tersangka KDRT yang mengakibatkan kematian korban.
Kepala Satuan Reskrim Polres Pati Komisaris Onkoseno G Sukahar mengatakan tersangka Mashuri tidak berkutik dan tidak melakukan perlawanan saat digelandang polisi. Bahkan dalam pemeriksaan petugas mengaku sering melakukan penganiayaan terhadap istrinya karena cemburu.
Baca juga: Ayah yang Bantai Anak dan Istri di Depok Dituntut Hukuman Mati
"Pelaku curiga dan cemburu, karena tidak diberi ijin membuka isi gadget korban, sehingga melakukan KDRT," ujar Onkoseno Sabtu (17/6).
Tersangka Mashuri merupakan seorang broker garam di Rembang, menurut kesaksian tetangga hanya pulang dua hari setiap pekan dan dalam perkawinan dengan korban dikaruniai tiga anak berusia 4 tahun, 2 tahun dan satu bulan.
Kronologi Penemuan Korban
Kasus ini berawal ketika warga bersama ketua RT di perumahan itu mendengar suara tangis bayi yang tidak berhenti dari dalam rumah korban, sedangkan warga tahu bahwa rumah tersebut hanya ditinggali korban bersama tiga anaknya, sedangkan tersangka kerja di Rembang.
Ketika berkali-kali diketuk tidak ada jawaban, akhirnya pintu rumah didobrak dan warga bersama ketua RT kaget karena mendapati korban sudah meninggal sambil memeluk bayinya, sedangkan dua anak balitanya lemas tiduran memeluk korban dari belakang.
Atas peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian, apalagi ada kecurigaan atas kematian korban karena di tubuhnya ditemukan luka-luka lebam terutama bagian kepala.
"Awalnya suami korban tampak kaget dan gelisah mendengar kasus ini telah dilaporkan polisi," ujar seorang tetangga.
Sementara itu Gunadi, 61, ayah korban mengaku tidak dapat menerima atas kematian anaknya akibat KDRT yang dilakukan oleh menantunya.
"Saya minta tersangka dihukum berat, dari awal saya juga tidak merestui perkawinan siri mereka," tambahnya.
(Z-9)
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mendominasi, diikuti pelecehan seksual dan kekerasan fisik.
Seorang pria berinisial M (42) membakar istrinya sendiri, AN (40), di depan warung makan milik korban di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara.
Yuni Shara, kembali mencuri perhatian publik setelah mantan suaminya, Raymond Manthey, mengungkit tudingan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
POLISI menangkap seorang pemuda di Bekasi Timur, Kota Bekasi, bernama M. Ichsan, 22, yang tega menganiaya ibu kandungnya berinisial MS, 45, lantaran kesal permintaannya tidak dituruti.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
UPAYA yang terukur untuk mewujudkan gerakan mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direalisasikan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong dilakukan pencegahan terhadap terjadinya tindak kekerasan kepada anak secara berulang atau reviktimasi.
Hampir setengah anak di Indonesia mengalami kekerasan. Temukan fakta penting tentang perlindungan anak dan langkah untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved