Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA serius dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam penanganan persoalan banjir dilakukan secara merata di berbagai wilayah yang berpotensi mengalami banjir.
Jauh hari sebelum memasuki musim hujan, berbagai upaya intensif terus dikebut agar banjir tidak melanda ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Setelah mengupayakan pencegahan banjir di wilayah timur, pencegahan wilayah barat dan tengah juga tidak luput dari perhatian Pemkot Semarang. Upaya yang dilakukan salah satunya dengan pengerukan kali Semarang.
Baca juga: Banjir Rob di Semarang Buat Perusahaan Hengkang, Pengamat: Pemerintah Harus Tanggung Jawab
“Pengerukan ini dilakukan bersama antara Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang dan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali – Juana. Pengerukan kali Semarang dari sisi Arteri Yos Sudarso sampai pertemuan kali Asin dilakukan kawan-kawan BBWS," terang Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dalam keterangan pers, Rabu (14/6).
"Sedangkan untuk sisi lanjutan kali Semarang dan kali Asin akan dilakukan kawan-kawan DPU Kota Semarang,” ujar Hevearita.
Pemkot Semarang Perbaiki Tanggul Jebol
Sebelumnya, Pemkot Semarang bersama BBWS pada akhir tahun 2022 lalu juga telah melakukan perbaikan tanggul jebol di kali Plumbon dan normalisasi kali Bringin.
Baca juga: Lagi, Banjir Rob Sebabkan Perusahaan Pilih Hengkang dari Semarang
Langkah ini diambil sebagai solusi terkait luapan air yang berdampak pada wilayah Mangkang Wetan dan Mangkang Kulon.
“Ke depan, sudah direncanakan normalisasi Kali Plumbon selebar 30 sampai 50 meter dengan total sepanjang 4,7 km. Normalisasi dilakukan guna menambah luasan daya tampung atau kapasitas sungai saat terjadi hujan atau luapan air,” lanjut Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita.
Baca juga: Rob di Semarang Sebabkan Banyak Perusahaan Pindah dari Pantura
Saat ini, pihaknya bersama BBWS Pemali Juana sedang melakukan tahapan persiapan pembebasan lahan guna normalisasi kali Plumbon.
Tak hanya normalisasi, bersama BBWS Pemali Juana pihaknya juga akan melakukan pembuatan tanggul pada beberapa titik kritis luapan air.
Mbak Ita berharap upaya pencegahan dini sebelum memasuki musim penghujan ini dapat menghindarkan terjadinya bencana banjir di seluruh wilayah Kota Semarang. (RO/S-4)
Berbagai macam permasalahan sampah, kemacetan, infrastruktur, banjir dan lainya tetap menjadi skala prioritas guna mensukseskan keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar.
Wawali mengingatkan pentingnya regulasi pengamanan K3 dalam prosedur kerja yang sudah ditetapkan agar dapat bekerja secara aman.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara Pemkot Tangsel dan Baznas, program ini dapat diperluas sehingga lebih banyak guru yang mendapatkan manfaat.
Pemangkasan dilakukan terhadap jatah uang pungut dan dipastikan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pemkot Tangerang mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan penggunaan ponsel dan komputer kepada anak, khususnya di rumah yang memiliki jaringan internet.
WALI Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, 30 Juli 2024. Dia meminta jadwal pemeriksaannya ditunda
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved