Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatra Utara (Sumut) menggelar pelatihan praktik bilal mayit atau memandikan jenazah, di Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Sumut, Rabu (24/2)
Ratusan jemaah dari Majelis Taklim Al-Hikmah di Medan Marelan ikut serta dalam pelatihan ini.
Koordinator Daerah Usbat Medan, Muhammad Nizar Nur mengatakan, pelatihan ini ditujukkan untuk menciptakan kemandirian pada masyarakat. Sehingga bila ada kerabatnya yang meninggal, mereka bisa memandikannya secara mandiri.
Baca juga :Gandeng UMKM, Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Menghias Bento Cake di Palembang
"Jadi, untuk keperluan memandikan jenazah balik ke lingkup keluarga. Andai kata terjadi kekosongan bilal mayit, misal saat banjir, ataupun sebagainya. Maka bila ada bilal mayit di tengah keluarga, maka sudah standbye ada yang memandikan," ujar Nizar.
Nizar menjelaskan, pelatihan bilal mayit menjadi sangat penting karena memandikan jenazah memiliki dasar hukum fardu kifayah.
Baca juga : OMG Dukung Perayaan HUT Masyarakat Transmigran di Kabupaten Tebo
"Bilal mayit ini secara hukum itu fardu kifayah. Disaat ada seseorang yang sudah melakukan itu, maka gugurlah kewajiban seluruh (orang-orang di daerah tersebut). Sudah terlepas kewajibannya," jelasnya.
Lebih lanjut, Nizar mengatakan pihaknya akan kembali menggelar pelatihan untuk menambah keterampilan umat muslim di wilayah lainnya di Sumut.
"Kami akan terus melaksanakan kegiatan seperti ini, untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Dasarnya tentang kepentingan-kepentingan umat," kata Nizar.
Selain pelatihan tata cara pengurusan jenazah, dalam kunjungannya ke Rengas Pulau, sukarelawan itu juga menggelar sejumlah kegiatan positif lainnya.
Usbat Sumut menyerahkan bantuan pengeras suara, karpet, dan mukena. Nantinya, pengeras suara dan karpet tersebut akan digunakan untuk kemaslahatan majelis-majelis taklim di sana.
"Yang pasti kegiatan ini terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo, karena beliau ini amat sangat cinta dan mendukung dengan kemaslahatan umat," pungkasnya.
Salah satu tokoh masyarakat di Medan Marelan, Ismail Harun menyambut baik kegiatan dan bantuan yang diberikan oleh relawan Usbat Sumut. Kegiatan ini berguna untuk memperkuat jalinan tali silaturahmi antara relawan dengan jemaah majelis taklim.
"Disamping menguatkan silaturahmi, menambah ilmu pengetahuan. Karena yang banyak bergerak di masyarakat itu kan kaum ibu-ibu. Artinya menamkan keilmuan kepada ibu-ibu, khususnya tentang bilal mayit ini," kata Ismail.
Terkait pelatihan bilal mayit, Ismail menyebut kegiatan tersebut sangat berguna. Dia mengatakan masih banyak keluarga di Medan Marelan yang kebingungan mencari bilal bila ada kerabatnya yang meninggal dunia.
"Kalau bisa lebih ditingkatkan lagi untuk menambah wawasan. Bukan hanya (pelatihan) bilal mayit, terutama ibu-ibu kan juga perlu yang namanya tahsin, supaya lebih bagus ketika membaca Al-Qur’an," harapnya. (RO/Z-5)
Dari hasil pencarian terbaru, 20 jenazah ditemukan di Aceh Tamiang, enam di Aceh Utara, sembilan di Aceh Timur, dan empat di Pidie Jaya.
Apabila ada jenazah yang belum teridentifikasi sementara tempat penyimpanan terbatas, polisi akan melakukan pemakaman dengan penandaan khusus.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Kompolnas sebagai lembaga pengawas kepolisian memantau langsung perkembangan pencarian dua remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh KontraS
Penyerahan jenazah merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat.
Area tempat meninggalnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, kini telah disterilkan meski garis polisi masih terpasang
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Cuaca ini disebabkan Bibit Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia barat daya Lampung; Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur; dan Bibit Siklon 95S
Kota Langsa merupakan penyumbang transaksi terbesar bagi Pasar Induk Lau Cih.
Endipat juga mengkritik pihak-pihak yang hanya sekali datang ke lokasi bencana namun mengklaim paling bekerja. Menurutnya, pemerintah sudah bergerak sejak hari pertama.
Ia menambahkan bahwa Indonesia berupaya memasukkan ketentuan terkait bisnis dan HAM ke dalam revisi Undang-Undang HAM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved