Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STRING ensemble Yogyakarta Royal Orchestra di bawah naungan Kawedanan Kridhamardawa Karaton Ngayogyakarta Hadoningrat menggelar Pentas Musikan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2023 di Halaman Gedung DPRD DIY, Sabtu (20/5) sore.
Penampilan ensemble ini menampilkan juga kolaborasi dengan solo vokal dari Brian Prasetyoadi dan solo violin oleh Elgar Putrandhra.
"Sebenarnya sudah sejak tahun lalu kami berangan-angan untuk menggelar Pentas Musikan di halaman Gedung DPRD DIY ini. Hanya saja waktu itu masih ada beberapa kendala teknis yang harus dirumuskan dulu formulasinya yang tepat," terang KPH Notonegoro, Penghageng Kawedanan Kridhamardawa.
Baca juga : Kota Baru Parahyangan Luncurkan Peninsula Tatar Nilapadmi
Pentas tim string ensemble Yogyakarta Royal Orchestra ini spesial karena perdana digelar di luar Keraton Yogyakarta.
"Sebelumnya kan tim ansambel tiup atau brass ensemble ya yang pentas di Regol Barat Kepatihan tahun lalu, tim string ensemble ini belum pernah� papar dia.
Baca juga : UGM Gelar Kongres I Forum Mahasiswa Ekonomi Indonesia
Pentas Musikan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2023 ini menghadirkan 10 repertoar yang bertemakan semangat perjuangan, persatuan dan kebangsaan yaitu: Indonesia Tetap Merdeka; Bagimu Negeri; Bhineka Tunggal tka; Maju Tak Gentar; Kebyar Kebyar; Indonesia Pusaka; Lir llir; Medley: Berkibarlah Benderaku Berkibarlah Bendera Negeriku; Tanah Airku; dan Indonesia Jaya.
Sepuluh lagu tersebbut diaransemen oleh salah satu Abdi Dalem Musikan, yaitu ML. Widyoyitnowaditro. Pengaba atau conductor dalam pementasan ini adalah RW. Widyogunomardowo.
Beberapa lagu akan menghadirkan permainan solo violin dari Elgar Putrandhra, solo vokal oleh Brian Prasetyoadi, dan bahkan akan hadir duet antara permainan violin Elgar Putrandhra dengan vokal Brian Prasetyoadi.
Brian sudah beberapa kali ya berkolaborasi dengan Yogyakarta Royal Orchestra, pertama waktu Pentas Musikan Kamardikan tahun lalu di Regol Brajanala, kemudian yang baru-baru ini waktu Pentas Musikan Peringatan Serangan Umum 1 Maret di Bangsal Mandalasana.
"Nah, dua pementasan sebelumnya ini Brian Prasetyoadi berkolaborasi dengan tim ansambel tiup, sementara besok ini pertama kalinya Brian akan berkolaborasi dengan string ensemble Yogyakarta Royal Orchestra. Saya pribadi sangat menantikan hasil akhirnya,� ungkap KPH Notonegoro. (Z-5)
Ia pun mengajak seluruh elemen warga negara Indonesia supaya membangkitkan kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan, merawat, dan memajukan Indonesia.
Di Indonesia, setiap tanggal 20 Mei diperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Ada pula Hari Artritis Autoimun Sedunia dan Hari Lebah Sedunia.
Prabowo mengatakan Hari Kebangkitan Nasional adalah momen bersejarah ini merupakan pengingat penting akan semangat persatuan dan perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.
Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono dari FISIP UI menegaskan dalam upaya menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan kehadiran individu dengan karakter sosial yang kuat di dalam politik.
Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan.
Sehubungan 116 Tahun Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei 1908-2024), Presidium Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat (GPKR) menyampaikan sejumlah pikiran/pernyataan.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved