Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memprediksi pemudik akan mulai ramai melintas sore ini di kawasan Jateng. Mengingat arus mudik sudah dimulai sejak Jumat (14/4).
“Antara Jogja, Magelang, Solo, sekitar itu yang agak ramai. Mungkin yang antar provinsi sore ya mulai, nanti arus balik juga akan muncul,” kata Ganjar di Terminal Prajitno Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (15/4).
Untuk memastikan pemudik mendapatkan pelayanan prima, Ganjar pun mengecek layanan pada sejumlah terminal hingga posko lebaran di wilayah Kabupaten Magelang dan sekitarnya.
Baca juga : Cek Harga di Pasar Kudus, Ganjar Nyatakan Bahan Pokok Stabil, Pakaian Meningkat, Ekonomi Menggeliat
Mulanya, Ganjar mengecek persiapan di Terminal Secang, Jalan Raya Grabag-Magelang. Di terminal tersebut, arus mudik belum begitu terasa, namun layanan bagi para pemudik telah disiapkan.
Kemudian Ganjar beralih ke posko lebaran di Kantor BPSPP di Jalan Diponegoro Nomor 1. Ganjar melakukan pengecekan berbagai fasilitas dan layanan yang sudah persiapkan Dinas Perhubungan dan pihak-pihak terkait.
Baca juga : Jateng Mulai Dipadati Pemudik
Ganjar juga mengecek layanan di Terminal Prajitno Muntilan dan keramaian arus mudik di Simpang Artos Magelang. Berdasarkan pengecekan, keramaian belum begitu terasa.
“Tapi rasanya belum ada peningkatan ya. Ini akan kelihatan setelah jam 3 sore. Rupa-rupanya hari ini belum terasa, kemarin belum terasa, mudah-mudahan landai-landai saja,” kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, layanan yang sudah dicek telah berjalan dengan baik. Ganjar pun mengajak semua dinas yang berada di terminal dan posko untuk melayani pemudik dengan baik.
“Layanannya makin baik. Kita cek terminalnya sehingga semuanya makin siap lah menangani. Mudah-mudahan mudiknya lancar, kata Ganjar.
Sebagai informasi, hasil survei Badan Kebijakan Transportasi menunjukkan bahwa jumlah pemudik Provinsi Jateng diprediksi meningkat dari tahun sebelumnya. Dari 11.494.165 pemudik pada tahun 2022 menjadi 12.992.308 pada 2023.
Sementara di Kabupaten Magelang, kepadatan kendaraan dari arus mudik diprediksi terjadi di Simpang Secang, Simpang Ketep, Simpang Kaliangkrik, Simpang Manglong, Simpang Krasak, Simpang Salaman, dan Simpang Payaman. (RO/Z-5)
Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, antara lain ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain anak, serta fitur KAI Female Seat Map
Personel profesional ditugaskan untuk memastikan keamanan pemudik maupun awak bus hingga 5 Januari 2026 mendatang.
Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar memastikan seluruh armada yang beroperasi di Terminal Induk Kota Bekasi dalam kondisi siap melayani penumpang.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru Bambang Armanto mengatakan peningkatan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang belum terjadi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron turut buka suara terkait dengan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga industri strategis nasional
Kedelapan terminal penumpang itu antara lain berada di Tanjungpinang, Sibolga, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Emas, Gresik, Lembar, Bima dan Parepare.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved