Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Kyai Muda Jawa Timur menggelar kegiatan tadarus budaya dan doa bersama di Yayasan Ponpes Nusa Bakti Dua, Dusun Ngandon, Desa Karangtengah Prandon, Kabupaten Ngawi, Jatim.
“Kami menggelar tadarus budaya, target kami adalah masyarakat sekitar Ngawi yang masih kental akan budaya. Maka dari itu, kami lestarikan dan terinspirasi langsung dari Ganjar Pranowo,” kata Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, KH Ali Baidlowi.
Ali berharap dengan kegiatan tadarus budaya dapat meningkatkan khazanah wawasan kebangsaan dan bernegara.
Baca juga : Hidupkan Tradisi Lokal, GMP Gelar Pertunjukan Bola Api di Garut
“Manfaat dari kegiatan ini juga untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan pesantren. Kami juga menghadirkan pengisi acara dan komunitas angklung, agar anak bangsa tahu bahwa budaya masih hidup dan dapat dilestarikan,” ungkapnya.
Usai mengikuti kegiatan ini, menurut Ali para peserta dapat lebih memahami betapa pentingnya budaya dan menjaga ukhuwah islamiyah.
“Setelah acara, para peserta akan lebih sadar bahwa budaya sangat penting. Selain itu, menjaga ukhuwah islamiyah juga penting apalagi di bulan puasa. Semoga kehadiran kami di sini dapat menambah inspirasi mereka,” jelasnya.
Baca juga : Lestarikan Budaya, Sukarelawan Ini Bantu Warga Serang Gelar Tradisi Ngaruwat Bumi
Pengasuh Ponpes Nusa Dua Bakti Ahmad Ghozali menilai tadarus budaya sangat penting untuk dilakukan.
Karena menurutnya, saat ini budaya yang ada sudah mulai luntur dan harus dilestarikan.
“Tadarus budaya bagi saya memang sangat penting, karena budaya hari ini sudah mulai luntur dan harus digalakan. Apalagi tentang pengenalan tadarus, budaya nasional atau budaya nusantara yang harus dijaga dalam membangun Indonesia,” ujar KH Ahmad.
Baca juga : Lestarikan Budaya, Sukarelawan Ini Gelar Pelatihan Pembuatan Ikat Kepala Khas Cirebon
KH Ahmad mengaku menerima dan akan mendukung Kyai Muda Jatim selaku sukarelawan Ganjar Pranowo. Menurutnya, Ganjar merupakan tokoh nasional yang pantas menjadi pemimpin bangsa.
“Sangat setuju dengan Kyai Muda Jatim. Karena ketokohan beliau di nasional pun sudah mencuat. Harapannya, ke depan kelestarian budaya dapat dijaga,” pungkasnya.
Adapun pengisi acara pada kegiatan kali ini adalah KH Sunartip Fadlan selaku Budayawan dan Pengasuh Ponpes Mutawakil Ponorogo. (RO/Z-5)
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER.
Kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah,
Mengenali, memahami, dan berbagi pengetahuan tentang budaya lain menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang terbuka dan berwawasan global.
Usia Situs Gunung Padang berupa pundan berundak di daerah itu dibangun pada 6.000 Sebelum Masehi (SM).
Proyek ini tak hanya berfokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat
Panti asuhan itu antara lain Panti Asuhan Al Andalusia, Panti Asuhan Al Ikhwaniyah, Panti Asuhan Al Mubarokah, Panti Asuhan Kasih Mandiri Bersinar, Panti Asuhan Rumah Shalom
Hari Amal Sedunia yang diperingati setiap 5 September menjadi momen penting untuk mengakui dan merayakan upaya membantu sesama melalui kegiatan sukarela dan filantropi.
Mereka menggambarkan perlakuan terhadap anak-anak yang mengalami cedera yang dilakukan dengan sengaja, ditembak di bagian dada dan kepala secara sengaja
Melalui uji kompetensi, BPBD berharap peningkatan SDM dan mitigasi bencana di Kalimantan Selatan.
Dapur-dapur itu didirikan untuk menyediakan konsumsi kepada saksi Amin, baik yang bertugas di dalam maupun luar TPS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved