Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH remaja Masjid Permadani Deli Serdang tekun mendalami Alquran selama Ramadan. Mereka mendapatkan pengajaran soal pentingnya memiliki akhlakul karimah dari sejumlah pembimbing yang tergabung dalam Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatra Utara.
Bimbingan diikuti para remaja Masjid Permadani yang terdiri dari santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Nur An-Nahdly Deli Serdang, serta remaja wilayah setempat. Dikemas dalam giat pesantren kilat, materi ceramah agama itu disampaikan di Ponpes Modern Nur An-Nahdly di Jalan Rahayu, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.
"Kami buat materi sesuai kondisi remaja masa kini, seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Kami juga menanamkan nilai-nilai akhlak. Generasi saat ini harus dibekali tata cara aturan beragama," ujar Koordinator Wilayah TGS Ganjar Pranowo Sumut Zulpi Andika.
Dia menyebut remaja sangat penting memiliki akhlakul karimah karena sebagai penerus bangsa dan pemimpin masa depan. Jika sudah ditanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada para remaja sejak dini, nantinya saat memimpin bangsa, para remaja itu diharapkan sudah berpegang pada nilai-nilai kebenaran dan agama.
"Materi ini sebagai sosial kontrol menjaga remaja agar tidak terperosok ke dalam hal-hal yang sifatnya buruk yang bisa mencederai mereka sendiri dan berdampak pada rusaknya mental anak bangsa," jelas Zulpi.
Senada dengan Zulpi, Pengasuh Ponpes Modern Nur An-Nahdly Sarmadan Nur Siregar juga menilai penting akhlakul karimah bagi para remaja.
Pihaknya menyambut baik kedatangan para sukarelawan TGS Ganjar Sumut, karena dengan melihat foto Ganjar saja mereka seakan kehadiran sosok pemimpin yang mereka cintai tersebut.
Sosok Ganjar yang dinilai peduli terhadap santri membuat mereka makin semangat untuk mengikuti rangkaian demi rangkaian acara hingga akhir.
"Santri-santri punya semangat baru dengan kehadiran tim ini karena dengan melihat foto Pak Ganjar, mereka seolah-olah merasa bersama dengan Pak Ganjar hari ini berdampingan," lanjut Sarmadan. (N-2)
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved