Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebut perbaikan Jalan Daendels di wilayah Kebumen atau Pantai Selatan (Pansela) rencana akan dimulai tahun ini. Status jalan yang sempat menjadi perdebatan itu pun sekarang sudah jelas dan akan diberikan menjadi jalan kabupaten.
"Kebumen itu paling masalah Jalan Daendels. Setelah kita cek itu ternyata jalan tak bertuan. Pusat bukan, provinsi bukan, kabupaten bukan. Semua marah lewat situ. Apalagi waktu jalur Selatan dibangun. Sekarang statusnya sudah jelas, masuk jalan kabupaten," kata Ganjar saat memimpin Musrenbangwil Barlingmascakeb di Pendopo Kabupaten Kebumen.
Ganjar menceritakan, saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo di Kebumen beberapa waktu lalu sempat menyampaikan kondisi Jalan Daendels.
Baca juga : Respons Aduan Warga Soal Galian C, Ganjar: Kita Sikat yang Ilegal
Ganjar mengatakan, Jalan Daendels tidak lagi masuk kategori rusak tetapi remuk. Terlebih, perbaikan tidak dapat dilakukan karena status kepemilikan jalan yang belum jelas.
Pembangunan Jalan Daendels ini, menggunakan kucuran anggaran yang disalurkan melalui Inpres Infrastruktur senilai Rp68 miliar.
Baca juga : Resta Pendopo KM 456 Tampilkan 9 Desa Wisata Kabupaten Semarang
"Anggaran tidak ada, kebetulan lagi antar Pak Presiden. Jalan ini tidak masuk kategori rusak tapi remuk. Ini tanpa status. Karena ini ada Inpres Infrastruktur sampai ke desa, akhirnya dapat Rp68 miliar," ujar Ganjar.
Mantan anggota DPR RI itu pun menyatakan, Jalan Daendels akan mulai dibangun tahun ini. Setelah selesai diperbaiki, maka pemeliharaannya akan diserahkan ke kabupaten.
"Tadi sudah saya sampaikan sekitar Rp68 miliar. Pembangunan insya Allah tahun ini. Tinggal diperjelas, nanti kalau sudah jadi Deandles dibangun, serahkan ke Pak Bupati. Kepemilikan nanti kabupaten tapi akan dibangunkan. Saya sudah bicara," jelas Ganjar.
Sampai pembangunan jalan itu dimulai, Ganjar meminta kepada camat dan kades untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang Jalan Daendels di Pantai Selatan.
Diharapkan, pembangunan Jalan Daendels dapat memberikan banyak manfaat bagi seluruh pengguna jalan, khususnya warga yang tinggal di sekitar Jalan Daendels.
"Saya minta bantuan camat dan kades, untuk ikut menyosialisasikan kepada masyarakat atau memasang peringatan di sepanjang jalan bahwa akan diperbaiki pada tahun ini," tutur Ganjar. (Z-5)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
SEBANYAK 550 foto hasil jepretan Mohammad Guntur Soekarnoputra dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Berlangsung 7 – 13 Juni 2025.
RELAWAN Ganjar Pranowo atau Ganjarist menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang dilaksanakan secara serempak
Ganjar mengungkapkan bahwa bantuan dana untuk partai bisa berasal dari berbagai sumber tak hanya terbatas pada APBN.
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menjelaskan tiga fokus utama pada para kader PDIP yang baru terpilih sebagai kepala daerah.
KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri sidang Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
SENTRA Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Kebumen, Jawa Tengah, memastikan setiap makanan MBG yang akan disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses rapid test.
PEMKAB Kebumen, Jawa Tengah memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, hingga saat sekarang baru tiga SPPG yang memiliki SLHS.
IWAKK Walet Emas Muda merupakan wujud dari semangat kedaerahan, kedekatan suku, atau asal muasal seseorang mampu mempersatukan individu dalam satu visi.
Pada 2024, angka kemiskinan di Kebumen berada di angka 15,71%. Pada 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 13,58%.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.
Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang digelar di Paris, Prancis, pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved