Jumat 03 Maret 2023, 12:00 WIB

KM Linggar Petak 89 Tenggelam, 6 Korban Dievakuasi via Pelabuhan Benoa

Arnoldus Dhae | Nusantara
KM Linggar Petak 89 Tenggelam, 6 Korban Dievakuasi via Pelabuhan Benoa

dok.mi
Ilustrasi

 

TIM SAR terus melakukan upaya pencarian terhadap kapal tenggelam KM Linggar Petak 89, yang tenggelam akibat dihantam ombak tinggi beberapa hari lalu. Informasi terakhir dari Kantor Basarnas Denpasar, pada Kamis sore (2/3/2023) sekitar pukul 18.00 WITA, KN SAR Arjuna 229 sandar di Pelabuhan Benoa dengan membawa 5 korban selamat dan 1 korban meninggal.

KN SAR Arjuna 229 berhasil sampai di Pelabuhan Benoa pada pukul 18.00 Wita. Kepala Basarnas
Denpasar Gede Darmada mengatakan, korban meninggal langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar. Korban yang selamat dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencarian hari ini berhasil menemukan 1 korban selamat atas nama Olof Luturmas di sekitar perairan barat daya Pelabuhan Benoa. Selanjutnya KN SAR Arjuna berupaya mendekati KM Bahari Nusantara 25 yang membawa seluruh korban. Sekitar pukul 14.00 Wita 5 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia dipindahkan ke KN SAR Arjuna 229.

"Pencarian KM Linggar Petak 89 dengan melibatkan 3 kapal yaitu Kapal Bahari Nusantara 25, Bahari Nusantara dan KN SAR Arjuna 229," jelas Gede Darmada.

Menurutnya, kendala yang seringkali dihadapi tim SAR gabungan di perairan selatan Bali yakni cuaca dan gelombang yang tinggi. Upaya pencarian tidak dilakukan hingga malam hari karena tidak efektif dalam kondisi jarak pandang terbatas, disamping itu juga memperhatikan keselamatan tim SAR.

"Menurut informasi Kapten Linggar Petak 89, ABK yang keluar dari kapal tidak menggunakan alat keselamatan, selain itu kapal juga tidak didukung peralatan komunikasi dan GPS, jadi kita sulit melakukan pemantauan," ungkap Darmada.

Basarnas beberapa kali menangani kapal pencari ikan yang tenggelam karena cuaca buruk. Rata - rata kapal ikan melakukan pencarian di wilayah Ground Fishing, hampir berbatasan dengan Australia.

Setelah terevakuasi, korban meninggal dunia dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar, dengan ambulance jenasah yang telah disediakan dari agen kapal. Sementara 1 orang korban cedera yang memerlukan penanganan dibawa dengan ambulance TNI AL dan 4 korban selamat lainnya dibawa ke rumah sakit yang sama dengan menggunakan ambulance BPBD Provinsi Bali.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, ABK KP Engkang, ABK KP Murai 4018, TNI AL Patkamla Benoa, Dit. Polair Polda Bali, Dit. Sabhara Polda Bali, KKP Benoa, BPBD Prov Bali, Potensi SAR Radio 115, Potensi SAR SAI Rescue, Potensi SAR MDMC, KM Bahari Nusantara 25, KM Bahari Nusantara serta pihak Agen Kapal. (OL-13)

Baca Juga

MI/DJOKO SARDJONO

Danrem 074/Warastratama Tinjau Rumah Hasil Rehabilitasi di Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 27 Maret 2023, 04:22 WIB
Program RTLH Korem 074/Warastratama di wilayah Kodim 0723/Klaten, menyasar rumah Sihyem Punjul, 80, warga Dukuh/Desa Melikan,...
MI/Lina Herlina

Warga Binaan Rutan Makassar Jalani Terapi Alquran Selama Ramadan

👤Lina Herlina 🕔Minggu 26 Maret 2023, 23:00 WIB
Program Terapi Alquran merupakan hasil kolaborasi antara tim Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Fakultas Psikologi UNM dengan Rutan Kelas 1...
Dok. Kanwil kemenkumham babel

Kakanwil Kemenkumham Babel Beri Motivasi Kepada WBP Lapas Pangkalpinang 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 Maret 2023, 22:54 WIB
Harun mengajak para WBP untuk berbuat kebaikan, menjaga lisan, dan rajin beribadah di bulan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya