Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PUPUK subsidi baik urea dan NPK untuk para petani di Sumatra Selatan sudah mulai didistribusikan oleh PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Berdasarkan pantauan di gudang lini III (Gudang TAA) Pupuk Indonesia Group di Banyuasin, Sumatra Selatan, sekitar 1.100 ton pupuk urea dan 800 ton NPK tersusun rapi di gudang tersebut.
Direktur Keuangan dan Umum PT Pusri Palembang, Saifullah Lasindrang mengatakan, Pusri memastikan pupuk subsidi baik urea maupun NPK tersedia melebihi dari alokasi atau kuota yang ditentukan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan.
"Di gudang lini III ini ada pupuk urea lebih dari 1.100 ton, dan NPK ada 800 ton. Cukup untuk mensupport area di Sumsel, yakni untuk 5 kabupaten yang mengambil dari gudang ini. Diantaranya Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Pali dan Muara Enim," ucapnya, Kamis (9/2/2023).
Di Sumsel sendiri, kata dia ada 5 gudang lini yakni gudang Martapura, gudang Belitang, gudang Lubuklinggau dan gudang OKI. Saifullah menyebutkan secara keseluruhan Pusri menyiapkan stok pupuk urea bersubsidi untuk Sumsel sebesar 7.637 ton per 8 Februari 2023.
Stok ini setara dengan 116% dari ketentuan minimum yang ditetapkan pemerintah yaitu 6.577 ton. Sedangkan untuk NPK bersubsidi telah disiapkan Pusri untuk Sumsel yakni sebesar 7.270 ton atau 216% diatas ketentuan.
Sedangkan untuk di seluruh wilayah tanggungjawab Pusri stok pupuk bersubsidi yang tersedia yaitu 121.922 ton untuk urea atau 155% di atas ketentuan dan 31.328 ton untuk NPK atau 295% diatas ketentuan.
"Kami memastikan bahwa petani tidak akan kekurangan pupuk karena stok yang telah kami sediakan akan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani khususnya di Sumsel sampai dengan 3 minggu kedepan," ujarnya.
Pusri tak hanya menyalurkan pupuk subsidi ke Sumsel saja, melainkan juga ke Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Babel. Juga ke seluruh Jateng untuk pupuk urea, Jatim dan Bali.
"Terkait ketersediaan stok pupuk urea dan NPK bersubsidi, kami pastikan telah aman di setiap gudang hingga kios pupuk kami. Sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petani. Kami juga memastikan bahwa seluruh pupuk bersubsidi yang disalurkan Pusri kepada petani, harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tanggal 06 Juli 2022,"
jelas Saifullah.
Terkait penyaluran pupuk bersubsidi, kata dia, pupuk akan disalurkan kepada petani yang terdaftar dalam e-Alokasi dan setelahnya terbit SK dari pemerintah setempat.
Karena tanpa adanya SK tersebut, gudang-gudang pupuk tidak dapat mendistribusikan barang ke distributor dan kios. "Kami selaku produsen memastikan ketersediaan pupuk agar tidak terhambatnya pekerjaan petani yang sama-sama tentunya kita memiliki tujuan untuk menjaga ketahanan pangan negeri," jelasnya.
Untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pupuk bersubsidi, pemerintah telah melakukan pembaharuan kebijakan dengan menetapkan Permentan No 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.
Dalam aturan baru tersebut ditetapkan 9 komoditas yang mendapat pupuk bersubsidi yaitu, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao dan kopi.
Untuk mendukung Pemerintah terhadap Permentan tersebut, PT Pusri Palembang memastikan data penyaluran pupuk subsidi akurat dan tepat sasaran pada penerima yang sudah terdaftar di sistem e-alokasi maupun sistem informasi manajemen penyuluh pertanian.
"Kami juga menyediakan pupuk komersial. Di 2023 ini, ada 110 ribu pupuk urea dan 60.000 pupuk NPK yang komersial. Pupuk ini kita salurkan ke retail. Sehingga mereka yang tidak masuk e-Alokasi pupuk bersubsidi maka bisa mendapatkan pupuk komersial tersebut," pungkasnya. (OL-13)
P3DN Kemenperin menggelar rapat koordinasi terkait Komoditas Material Proyek Pusri-IIIB. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan penindakan terkait aturan TKDN.
PT Pusri Palembang menandai berakhirnya masa produksi Tahun 2023 dengan melaksanakan Pengantongan, Pengapalan & Trucking Akhir Tahun 2023
PT Pusri Palembang mengadakan Millennials Usahawan Indonesia Competition (MUSIC), diikuti oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Sumbagsel.
Petani kelapa sawit mulai merasakan perubahan pendapatan setelah hasil panen mereka meningkat usai mengikuti Program Makmur.
Hingga 9 Oktober 2023, Pusri telah menyalurkan sebanyak 1.057.655 ton urea bersubsidi dan 252.085 ton pupuk NPK bersubsidi.
Pusri bekerja sama dengan Medco untuk memastikan pasokan gas untuk produksi pupuk aman.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat penjualan pupuk nonsubsidi sebesar 836 ribu ton melalui program One Day Promotion (ODP) yang digelar di 10 provinsi.
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 sebagai revisi atas Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved