Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH reda, dua kelompok warga di Kota Tual, Provinsi Maluku, kembali bentrok pada Kamis 2 Februari pagi. Akibat bentrokan yang berlangsung dua hari ini, 33 warga terluka dan lima polisi yang melerai bentrokan terluka terkena panah.
Bentrokan itu melibatkan warga Banda Eli dan Yarler di depan Kantor Wali Kota Tual. Warga saling serang dengan menggunakan alat tajam. Aparat kepolisian dan TNI dikerahkan untuk membubarkan warga yang terlibat bentrokan.
Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dan gas air mata untuk menghalau warga. Dalam bentrokan ini sejumlah warga terluka terkena anak panah, termasuk anggota polisi yang melerai bentrokan ini.
Bentrokan ini merupakan kelanjutan dari peristiwa sehari sebelumnya yakni Rabu 1 Februari 2023. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Mohammad Rum Ohoirat menyebutkan akibat bentrokan yang terjadi dalam dua hari ini, 33 warga terluka terkena anak panah. Selain warga, lima polisi juga terluka terkena panah saat melerai bentrokan warga.
Rumah-rumah warga juga terbakar akibat bentrokan ini. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Polisi Muhammad Rum Ohoirat mengatakan, bentrokan warga ini merupakan rangkaian dari kasus penganiayaan yang terjadi pada Sabtu 28 Januari, pekan lalu.
Saat itu sekelompok orang mabuk minuman keras menganiaya pemilik warung di depan kantor Wali Kota Tual sehingga berujung pertikaian. Polisi sudah menangkap pelakunya.
Namun, Rabu 1 Februari bentrokan pecah lagi. Bentrokan terjadi setelah seorang warga terkena panah yang dilepas OTK pada Selasa malam. Situasi hingga Kamis siang sudah berhasil dikendalikan aparat keamanan. Untuk mencegah bentrokan susulan, ratusan aparat TNI dan Polri dikirim ke Kota Tual dan wilayah terdekat. (OL-14)
Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Reza Adityas Ananda pada Kamis (13/3) didampingi oleh Kepala Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Maluku dan Balai Perindustrian Maluku.
Kemajuan Kota Tual tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah yang dapat mengoptimalkan program jaring pengaman sosial terhadap masyarakatnya.
ANGGOTA Polres Kota Tual dan Brimob BKO Resimen Pas 4 Pelopor Polda Maluku diduga bentrok di Jalan Raya Kota Tual. Peristiwa terjadi pada Minggu malam, 28 Juli 2024.
BMKG Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter di Laut Arafura dan perairan Maluku lainnya. Berlaku 8-12 Januari 2026.
Potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Di Ambon, Dubes Brazier mengunjungi Pemakaman Commonwealth di Ambon, untuk meletakkan karangan bunga di tugu peringatan bagi warga Australia yang gugur dalam peperangan di Indonesia.
BADAN Gizi Nasional (BGN) melaksanakan Pelatihan Petugas Penjamah Pangan pada Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk mitigasi mencegah keracunan makanan MBG
Sementara itu, bibit siklon tropis 93W di timur Filipina berpotensi persisten dengan arah gerak ke barat laut, membawa dampak di wilayah timur Indonesia.
Dengan adanya sinergi antar level pemerintahan dan dukungan anggaran yang berkesinambungan, maka diharapkan dapat melahirkan atlet tangguh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved