Rabu 01 Februari 2023, 22:15 WIB

BNPB: 37.344 Jiwa di Kabupaten Sambas Terdampak Banjir

mediaindonesia.com | Nusantara
BNPB: 37.344 Jiwa di Kabupaten Sambas Terdampak Banjir

DOK.MI
Ilustrasi

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir yang melanda Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menyebabkan 37.344 jiwa terdampak di delapan kecamatan.
 
"Hasil kaji cepat sementara, tercatat sedikitnya 10.885 KK (kepala keluarga)/37.344 jiwa terdampak atas kejadian ini. Selain itu, terdapat 3.716 rumah terendam yang tersebar di delapan kecamatan," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/2).
 
Abdul mengatakan delapan kecamatan tersebut terdiri atas Kecamatan Sejangkung, Paloh, Tangaran, Teluk Keramat, Galing, Jawai Selatan, Sambas, dan Jawai.
 
Banjir melanda wilayah Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, pada Minggu (29/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas bersama tim gabungan segera melakukan upaya percepatan penanganan darurat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.


Baca juga: Dua Bangunan di Aceh Besar Rusak Berat akibat Pergeseran Tanah

 
Tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI-Polri, Dinas Sosial, BPBD, Pemerintah Daerah, Kecamatan, dan Forkopimda bekerja sama memberikan kebutuhan dasar berupa logistik makanan bagi warga terdampak. Seperti di Desa Tempapan Hulu yang cukup tinggi airnya, menurut laporan Kalaksa BPBD Kabupaten Sambas Marjuni.
 
Abdul melaporkan hingga kini, para warga memilih bertahan di rumah masing-masing, namun ada juga warga yang mengungsi di rumah kerabat
terdekat. Pemerintah setempat juga telah menyiapkan lokasi pengungsian di Balai Desa bagi warga yang membutuhkan.
 
"Kondisi cuaca di lokasi disebutkan bahwa masih turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Merujuk prakiraan cuaca BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) untuk wilayah Sambas hingga tiga hari ke depan berpotensi hujan dengan intensitas sedang," ujar dia.
 
Merujuk informasi tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Salah satunya dengan mempersiapkan mitigasi awal dengan menjaga dan membersihkan saluran air secara rutin dari lingkup terdekat yakni di sekitar tempat tinggal.
 
Masyarakat juga dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana di sekitar wilayah melalui InaRisk. (Ant/OL-16)
 
 
 

 

Baca Juga

Ist

Kafe 27 Kenjeran Sajikan Hidangan Lezat Buka Puasa Khas Timur Tengah

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 31 Maret 2023, 20:24 WIB
Salah satu menu spesial dari Timur Tengah yang disajikan di Kafe 27 Kenjeran adalah Nasi Kebuli...
MI/Widjajadi

Terminal Tirtonadi Siapkan Skema Khusus Hadapi Lonjakan Arus Mudik

👤Widjajadi 🕔Jumat 31 Maret 2023, 19:00 WIB
sudah ada beberapa provinsi penyelenggara mudik gratis menyatakan akan menggunakan Terminal Tirtonadi sebagai lokasi droping...
Dok. Universitas Sanata Dharma

Usai Dilantik, 9 Insinyur USD Siap Berkarya Membangun Dan Mempersatukan Indonesia

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 31 Maret 2023, 16:45 WIB
Para insinyur baru ini menempuh jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) di mana mereka telah berkarya di bidang keinsinyuran minimal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya