Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Banyumas dan Bulog Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus menggelontorkan beras dalam operasi pasar (OP) di sejumlah pasar di wilayah setempat. OP bakal dilaksanakan hingga panen raya tiba.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan pihaknya tidak hanya meminta kepada Bulog untuk menggelontorkan beras medium yang ada. Harganya juga harus di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan yaitu Rp9.450 per kilogram. Selain itu, Pemkab Banyumas juga memberikan subsidi Rp500 per kg untuk pedagang besar.
"Jadi, untuk beras medium dari Bulog dengan HET yang mencapai Rp9.450 per kg harus diturunkan menjadi Rp9 ribu per kg. Sedangkan untuk beras di pasaran yang mencapai Rp12 ribu, kami subsidi Rp500, sehingga di pedagang Rp11.500 per kg. Jika ada pedagang yang menjual di atas Rp11.500 per kg, maka pemkab akan memberikan sanksi. Sanksinya berupa peringatan 1, 2 dan 3. Kalau masih nekat, maka izin usahanya dicabut," tegasnya, Senin (30/1).
Dikatakan Bupati, pihaknya bersama Bulog akan terus melaksanakan OP beras ke sejumlah pasar. Sebagai awalan ada tiga pasar yakni Pasar Wage, Pasar Manis dan Pasar Sokaraja. Namun, nantinya akan bergerak ke pasar-asar lainnya. "OP beras diperkirakan sampai akhir Februari atau awal Maret mendatang," tambahnya. (OL-15)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
HARGA beras mulai alami kenaikan. Sedangkan produk holtikultura sudah mengalami penurunan harga.
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved