Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang turun setiap hari menyebabkan meluapnya Sungai Cimapag yang mengakibatkan satu sekolah, yakni SDN Gunungsentul di Kampung Mekarsari, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir pada Rabu (25/1).
"Tidak ada korban jiwa pada bencana banjir ini, namun akibat luapan Sungai Cimapag di Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas SDN Gunungsentul terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 50-100 sentimeter. Dampaknya pelajar dari kelas 1-6 dengan jumlah murid 66 orang diliburkan," kata Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Rabu.
Informasi yang dihimpun dari BPBD, hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir ini mengakibatkan debit air Sungai Cimapag meluap dan air merendam seluruh ruangan di SDN Gunungsentul.
Selain itu, banjir pun disebabkan oleh pendangkalan dan penyempitan aliran sungai sehingga saat debit air meningkat drastis sungai tidak bisa menampung dan akhirnya luapan air tersebut masuk ke lahan warga.
Baca juga: Siswi SMP di Sukoharjo Tewas Dibunuh Teman Kencannya
Menurut Daeng, hingga saat ini personel gabungan dari unsur Forkopimcam Ciemas masih di lokasi untuk memantau kondisi banjir sekaligus bergotong royong membersihkan lumpur yang masih menggenangi ruangan kelas dan lainnya.
Kondisi banjir sudah mulai surut, hanya di beberapa ruangan saja yang masih terendam, ini disebabkan hujan masih turun sehingga air sulit surut. Dampak lainnya, akibat banjir ini seluruh pelajar tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar dan diliburkan.
"Pihak sekolah memilih untuk memulangkan seluruh pelajarnya karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan apalagi saat itu debit air yang membanjiri seluruh ruangan sekolah terus meninggi," tambahnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengerukan sedimentasi yang menjadi penyebab pendangkalan sungai. Kemudian mengimbau kepada warga untuk selalu waspada antisipasi terjadinya banjir susulan. (Ant/OL-16)
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
Arus deras aliran sungai mengakibatkan bendungan tergerus hingga akhirnya jebol. Luapan air merendam puluhan hektare lahan sawah di Sukabumi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved