Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMUNITAS nelayan pesisir Jawa Barat kembali bersilaturahmi mengunjungi kelompok-kelompok nelayan kecil di Tanah Sunda. Kemarin, komunitas nelayan pendukung sosok Ganjar Pranowo ini hadir di pesisir Pangandaran. Tepatnya di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, komunitas ini mendistribusikan bantuan bahan bakar minyak (BBM) untuk ratusan nelayan kecil di sana.
Bantuan ini diharapkan bisa membantu nelayan yang tengah menghadapi musim paceklik karena cuaca buruk. Banyak nelayan dilaporkan tidak bisa melaut beberapa pekan terakhir, sehingga tidak mendapat penghasilan yang cukup untuk kembali membeli bahan bakar.
"Kita melihat dari nelayan sendiri, karena memang kebutuhan para nelayan yang paling mendasar adalah bahan bakar. Selain langka, juga karena nelayan sekarang sedang agak susah melaut," ujar Koordinator Daerah Komunitas Nelayan wilayah Pangandaran, Hartoyo, Rabu (25/1/2023).
Selain bahan bakar, komunitas ini juga menyerahkan bantuan paket sembako untuk para nelayan. Hartoyo menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan kecil di pesisir Pangandaran.
"Ini terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo, yang memang beliau sangat peduli nelayan-nelayan di pesisir dan masyarakat-masyarakat kecil di Jawa Tengah," ucapnya.
Komunitas ini juga berkomitmen untuk terus bersilaturahmi ke kelompok-kelompok nelayan lainnya di Jawa Barat. "Kita akan terus hadir untuk membantu nelayan kecil di pesisir-pesisir lain," pungkas Hartoyo.
Sementara itu, Ketua Rukun Nelayan Desa Babakan, Nur Saepudin mengaku pihaknya sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan relawan Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat. Lewat bantuan dari komunitas tersebut, Saepudin menyebut rekan-rekan nelayannya bisa menghemat pengeluaran karena tidak perlu lagi membeli sembako dan bahan bakar untuk beberapa waktu ke depan.
"Terima kasih sekali untuk para relawan, yang telah memberikan sembako dan bahan bakar, kebetulan saat ini musim paceklik sudah dua bulan," kata Saepudin. (OL-13)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
WILAYAH pesisir Indonesia menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, hingga keterbatasan ruang.
Upaya menjaga ekosistem pesisir dan laut terus digencarkan lewat Gerakan Penanaman Mangrove Serentak Mageri Segoro 2025, yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Geografi yang unik menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pengelola salah satu ekosistem terpenting di bumi, tetapi juga sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Masyarakat yang tinggal di pesisir Kota Cirebon, Jawa Barat, diminta mewaspadai potensi rob beberapa hari ke depan.
Tanaman tersebut tidak hanya berupa tanaman hias. Terdapat pula tanaman yang memiliki nilai tambah secara ekonomi dengan media hidroponik.
Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam lebih dari 50.000 pohon mangrove di 14 lokasi berbeda secara serentak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved