Selasa 24 Januari 2023, 16:20 WIB

Longsor di Padang Pariaman Tewaskan 2 Orang, Banjir di 43 Nagari

Yose Hendra | Nusantara
Longsor di Padang Pariaman Tewaskan 2 Orang, Banjir di 43 Nagari

dok.medcom
Ilustrasi

 

DUA orang meninggal diterjang longsor di Sungai Ibuah II, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, semalam. Keduanya merupakan satu keluarga.

"Keduanya satu keluarga, meninggal tertimbun material longsor di lokasi yang sama. Tapi kini masih dalam proses pendataan," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya, Selasa (24/1).

Budi menambahkan, kejadian itu berlangsung sekitar Magrib, disaat hujan sedang deras-derasnya. Selain kedua orang yang meninggal itu, di beberapa titik juga terjadi longsor yang memakan korban.

Longsor di beberapa titik di Padang Pariaman, juga bersamaan dengan banjir di banyak tempat. BPBD Padang Pariaman mencatat ada 43 nagari terendam banjir akibat cuaca ekstrem kemarin.

"Karena curah hujan yang sangat tinggi sehingga terjadi hujan lebat sebagian besar wilayah Padang Pariaman dan naiknya debit air di beberapa sungai. Imbasnya, beberapa titik banjir dan tanah longsor dan angin yang kencang menyebabkan ada beberapa titik pohon tumbang. Untuk banjir
ketinggian 50 – 200 Cm," beber Budi.

43 nagari yang terendam banjir berada di Kecamatan Batang Anai, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kecamatan 2—11 Anam Lingkuang, Kecamatan Lubuak Aluang, dan Kecamatan Nan Sabaris, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kecamatan VII Koto, Kecamatan V Koto, Kecamatan Anam Lingkuang dan Kecamatan 2—11 Kayu Tanam.

Sementara daerah yang terdampak longsor antara lain, Kecamatan Lubuak Aluang, Kecamatan 2—11 Kayu Tanam, dan Kecamatan 2—11 Anam Lingkuang.

Selanjutnya, Kecamatan VII, Kecamatan V Koto, Kecamatan VII Koto Patamuan, Kecamatan VII Koto Padang Sago, Kecamatan Sungai Garinggiang, dan Kecamatan V Koto Timur.

Budi menambahkan, dampak bencana di Padang Pariaman tersebut, mengakibatkan 50 unit rumah rusak, 1.500 rumah dan 50 fasilitas umum terendam banjir, dan akses lalu lintas terhambat. Sementara warga yang terdampak bencana tersebut kurang lebih sebanyak 1.500 KK. "Untuk yang
mengungsi sekitar 750 KK," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Kolam Retensi Diklaim Mampu Reduksi Banjir Pangkalpinang hingga 69%

 

Baca Juga

Dok MI

Marudut Peringatkan Jangan Sebar Isu Hoaks Kasus Hanifah Husein

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:47 WIB
Marudut menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan MAKI tidak memiliki cabang di Sumatera...
MI/Benny Bastiandy

Angin Kencang Terjang Cianjur, Pohon-Pohon Tumbang

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:11 WIB
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, diterjang angin kencang, Sabtu (4/1) pagi. Di sejumlah wilayah dilaporkan terjadi pohon...
MI/Haryanto-HO

Ganjar Rencana Naikan Nominal Bantuan KJS Lagi

👤Haryanto 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:10 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menaikan nominal bantuan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) sebanyak Rp1,4 juta. Ganjar pun berencana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya