Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengatasi gejolak harga beras di pasaran, Bulog Banyumas, Jawa Tengah bekerja sama dengan empat Pemkab Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Banjarnegara bakal terus melakukan pemantauan harga. Selain itu, Bulog akan menggelontor beras medium dengan harga Rp9.450 ke pasar-pasar.
Pimpinan Bulog Cabang Banyumas Rasiwan mengatakan bahwa pihaknya terus berusaha menyuplai beras medium dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp9.450 per kilogram (kg). "Beras tersebut digelontorkan ke pasar-pasar dalam rangka program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP)," jelas Rasiwan pada Rabu (18/1).
Menurutnya, pasokan ke pasar-pasar akan terus berlangsung hingga Februari 2023, karena pada bulan tersebut di Banyumas Raya akan mulai memasuki panen raya. Pihaknya telah menyalurkan beras medium untuk SPHP sekitar 400 ton pada periode 2-10 Januari 2023.
"Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, untuk masa panen di wilayah eks Keresidenan Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara diprediksi akan berlangsung mulai pertengahan Februari," kata Rasiwan.
Bahkan, kata dia, masa panen hasil musim tanam pertama tahun 2022-2023 pada Oktober-Maret di wilayah eks Keresidenan Banyumas itu merupakan panen raya. "Kalau sekarang, harga gabah di tingkat petani masih tinggi," ungkapnya.
Seperti diketahui, harga beras di Banyumas dalam sepekan terakhir mengalami lonjakan. Jika pada Selasa (10/1) lalu, harga beras medium berkisar antara Rp11.500 hingga Rp12.250 per kilogram (kg) kini telah melonjak menjadi RpRp12.500 hingga Rp13 ribu per kg. (OL-15)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved