Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan pengawasan terhadap penjualan jajanan anak guna mengantisipasi adanya peristiwa keracunan makanan akibat penggunaan nitrogen cair pada jajanan anak.
"Pengawasan jajanan anak sekolah, makanan, dan obat-obatan memang sudah menjadi agenda rutin antara Dinas Kesehatan dengan BPOM," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, di Bandarlampung, Senin (9/1).
Ia mengatakan, namun dengan adanya peristiwa keracunan jajanan yang terjadi di provinsi lain, pihaknya akan meningkatkan pengawasan penjualan jajanan anak yang ada di daerahnya.
"Yang menjadi fokus kita saat ini adalah mengawasi kantin sekolah, setelah adanya peristiwa keracunan di daerah lain. Jangan sampai ini terjadi disini," katanya.
Dia menjelaskan terlebih lagi dengan dikeluarkannya surat edaran dari Kementerian Kesehatan Nomor SR.01.07/III.5/154/2023 tentang pelaporan peningkatan kasus dalam penggunaan nitrogen cair pada makanan, maka pemerintah daerah akan ikut serta melakukan pengawasan lebih intensif.
"Semua kebijakan terintegrasi jadi pemerintah daerah akan menindaklanjuti ini juga. Terlebih lagi kita ada kebijakan perlindungan konsumen dan kesehatan masyarakat," ucapnya.
Ia mengharapkan dengan adanya pengawasan tersebut kejadian serupa tidak akan terjadi di Lampung, dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Sebelumnya pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan imbauan berupa surat edaran dengan nomor SR.01.07/III.5/154/2023 tentang pelaporan peningkatan kasus dalam penggunaan nitrogen cair pada makanan.
Dalam surat edaran tersebut mengimbau dinas kesehatan provinsi, kota, kabupaten, dan rumah sakit agar segera melaporkan bila ada temuan kasus keracunan pangan akibat mengkonsumsi chiki ngebul. Yang sebelumnya telah mengakibatkan sejumlah anak mengalami keracunan di Provinsi Jawa Barat.
Pelaku penembak gereja di Minneapolis dinyatakan terobsesi dengan gagasan membunuh anak-anak.
Masih tingginya kasus anemia akibat kekurangan zat besi pada anak Indonesia menjadi tantangan menuju Generasi Emas 2045.
Tayangan yang tepat memiliki nilai edukatif dan moral yang positif, sesuai dengan tahap perkembangan anak, dan menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
Tayangan televisi edukatif yang sesuai dengan usia anak serta didampingi orangtua dapat memperluas kosakata, menambah pengetahuan, hingga mengenalkan nilai moral serta sosial.
Rencana, program anak kedua Denny dan istrinya akan dilakukan di rumah sakit yang sama tempat istrinya melahirkan anak pertamanya.
Praktik hipnoterapi yang diimplementasikan secara tepat dapat menyembuhkan trauma yang disebabkan oleh perundungan dan meningkatkan prestasi anak di sekolah.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved