Minggu 08 Januari 2023, 17:08 WIB

Dedi Panigoro Dua Kali Mangkir Dipanggil DPRD Sumbar

Ant | Nusantara
Dedi Panigoro Dua Kali Mangkir Dipanggil DPRD Sumbar

Antara
Ketua Komisi III DPRD Sumatra Barat

 

KOMISI III DPRD Provinsi Sumatra Barat akan mengandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit investigasi pengelolaan Hotel Novotel yang merupakan kerja sama build over transfer (BOT) dengan Pemerintah Daerah Sumatera Barat.

Ketua Komisi III DPRD Sumatra Barat, Ali Tanjung mengatakan pihaknya sudah memanggil Direktur PT Grahaas Citrawisata yakni Dedi Sjahrir Panigoro sebanyak dua kali. Namun, kata dia, Dedi Panigoro tidak pernah kooperatif untuk memenuhi undangan DPRD Sumatera Barat.

“Dia sudah dua kali kita panggil. Dia ini kan sudah hampir 30 tahun kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat membangun hotel menggunakan aset tanah Pemda Sumatera Barat. Selama ini laporannya rugi terus, maka kita ingin dalami,” kata Ali, Minggu (8/12).

Ia menegaskan, DPRD Sumbar memiliki tugas untuk mengawasi penggunaan aset milik pemprov. Menurutnya, ada hal yang tidak masuk akal dalam kerja sama BOT antara perusahaan yang dipimpin Dedi Panigoro dengan Pemprov Sumbar

“Ini masalah besar karena aset yang dikelola itu besar, puluhan bahkan ratusan miliar. Sementara, selama ini kan kontribusi kepada Pemerintah Daerah menurut kita enggak masuk akal. Masa iya Rp200 juta setahun. Sementara neraca kasih ke kita omsetnya Rp30 miliar tahun 2020. Jadi itu yang kita ingin dalami, apa masalahnya omset Rp30 miliar kok keuntungan hanya dapat segitu,” ujarnya.

Akan tetapi, Ali menyebut DPRD Sumatera Barat mengalami kendala karena Dedi Panigoro sudah dua kali mangkir. 

Oleh karena itu, Ali mengatakan pihaknya akan meminta BPK RI turun tangan melakukan audit investigasi apabila Dedi Panigoro tidak hadir dalam pemanggilan ketiga. Sebab, kata dia, lahan yang digunakan Hotel Novotel merupakan aset Pemprob Sumbar.

“Nanti setelah panggilan ketiga baru bikin surat resmi ke BPK. Banyak aset di Sumatera Barat itu dikelola asal-asalan, sehingga tidak mendatangkan keuntungan bagi pemda sebagai pemilik aset. Kita dalami itu kenapa dulu bisa terjadi? Apakah ada unsur-unsur lain, apakah ada kesengajaan atau kelalaian. Itu yang ingin kita dalami,” pungkasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

Dok PWKI

Sowan ke Sultan HB X, PWKI: Hadiah Gunungan Buat Paus Fransiskus Bahagia

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 23:31 WIB
Delegasi PWKI menyerahkan pigura berisi kliping berita dan foto-foto kunjungan delegasi PWKI dalam audiensi umum di Basilica St Petrus,...
Dok.Ist

Pemerintah Kota Serang Minta Wilmar Bantu Petani Tingkatkan Produksi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 23:25 WIB
Peningkatan produksi akan membawa imbas positif terhadap petani sehingga taraf hidupnya...
MI/Palce/DOK.BMKG

Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter pada 1-2 Februari

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 23:11 WIB
Pola angin di sejumlah wilayah Indonesia menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang tinggi hingga enam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya