Kamis 05 Januari 2023, 16:26 WIB

Polresta Bukittinggi Tangkap Penganiaya Ketua Relawan Anies Baswedan

Mediaindonesia.com | Nusantara
Polresta Bukittinggi Tangkap Penganiaya Ketua Relawan Anies Baswedan

DOK MI.
Ilustrasi.

 

POLRESTA Bukittinggi Polda Sumatra Barat (Sumbar) menangkap pelaku penganiayaan Ketua Relawan Anies Baswedan yang terjadi beberapa waktu lalu. Seorang perempuan ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaksana Tugas Kapolresta Bukittinggi Ajun Komisaris Besar Wahyuni Sri Lestari di Bukittinggi, Kamis (5/1), menegaskan kasus penganiayaan itu tidak terkait dengan masalah politik. "Kami memastikan bukan urusan politik. Korban dan pelaku saling mengenal. Ini soal utang piutang. Untuk sementara satu orang ditetapkan tersangka, perempuan inisial BR usia 37 tahun," kata Wahyuni. 

Ia mengatakan pelaku ditangkap di Kota Padang bekerja sama dengan kepolisian daerah setempat pada Selasa (3/1) bersama dua orang lain. "Tiga orang ini ditangkap di daerah Koto Tangah Padang. Dua orang lain masih dijadikan saksi untuk sementara. Dari pengakuannya, pelaku berjumlah empat orang. Satu tersangka lain sedang diburu," katanya.

Ps Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi Ajun Komisaris Fetrizal mengatakan korban Idris Sanur, 56, yang juga seorang pengusaha dan menjabat sebagai Ketua Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan mengalami penganiayaan di rumah yang sekaligus tokonya di daerah Tarok, Bukittinggi, pada Senin (2/1).

Baca juga: Ketua Pemenangan Anies di Bukittinggi Dikeroyok Orang tidak Dikenal

"Pelaku sempat memukulkan sendok semen ke wajah korban. Dugaannya tindak pidana kekerasan secara bersama. Pelaku sengaja datang ke Bukittinggi untuk menagih utang korban," katanya lagi. 

Fetrizal mengatakan, menurut keterangan sementara tersangka, utang sebesar Rp21 juta itu sudah terjadi sejak 2021 dan beberapa kali ditagih tetapi belum dibayarkan.

"Bahkan korban pernah memberi giro kepada tersangka, tetapi ternyata tidak memiliki ketersediaan uang di dalamnya. Pelaku emosi hingga terjadi cekcok dan direkam oleh istri korban," katanya pula.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku ialah Pasal 170 ayat 1 tentang kekerasan terhadap orang dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan. (Ant/OL-14)

Baca Juga

DOK.MI

Situasi Polres Malinau Kaltara Kondusif Usai Dirusak Massa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:20 WIB
Peristiwa ini berawal dari tertembaknya korban LH oleh Brigadir W dari Tim Intel Resmob Kompi 4 Yon A Pelopor Polda...
ANTARA/Istafan Najmi

BKSDA Teliti Perilaku Harimau Sumatra Serang Warga di Aceh Selatan

👤Amiruddin Abdullah 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:05 WIB
Sampel darah harimau tersebut akan dikirim ke Laboratorium PSSP Bogor untuk pemeriksaan canine distemper...
ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Kirab Barongsai dan Liong Meriahkan Cap Go Meh di Denpasar

👤Ruta Suryana 🕔Minggu 05 Februari 2023, 22:40 WIB
Kirab barongsai dan liong tidak hanya melibatkan warga keturunan Tionghoa dan umat di klenteng, tetapi juga masyarakat Hindu Bali dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya