Rabu 04 Januari 2023, 19:10 WIB

Mensos Instruksikan Tagana Latih Ibu-ibu di Lokasi Terdampak Gempa Cianjur

Benny Bastiandy | Nusantara
Mensos Instruksikan Tagana Latih Ibu-ibu di Lokasi Terdampak Gempa Cianjur

MI/Benny
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyambangi lokasi posko pengungsian di Lapang Jagaraksa Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Rabu (4/1).

 

PERSONEL Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial diinstruksikan melatih kalangan ibu-ibu yang terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, untuk mandiri. Langkah itu dilakukan agar ibu-ibu tetap berpenghasilan meskipun berada di pengungsian.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan melihat kondisi di setiap pengungsian, maka dipandang perlu agar Tagana bisa melatih kalangan ibu-ibu. Kemensos pun sudah siap membantu berbagai kebutuhan yang diperlukan.

"Kalau melihat kerusakan, (pemulihan) tentu akan cukup lama. Bangunan rumah yang rusak mencapai puluhan ribu. Saya kira ini yang terbesar. Mamuju tidak sebesar ini. Majene tidak sebesar ini. Padang juga tidak sebesar ini. Tapi kemudian tidak ada perpanjangan (masa tanggap darurat). Saya sampaikan waktu itu, Tagana harus melatih ibu-ibu yang merupakan warga sekitar untuk mereka bisa mendiri. Mungkin kita akan bantu kebutuhannya, sehingga mereka bisa kerja sendiri," kata Risma di sela peninjauan posko pengungsian di Lapang Jagaraksa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Rabu (4/1).

Sejak terjadi gempa Cianjur, kata Risma, Kemensos mengerahkan sebanyak 1.600 personel ditambah relawan Tagana sebanyak 600-700 orang. Para relawan Tagana ini berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.


Baca juga: Wapres Sebut Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Cianjur Masih Cukup


"Untuk pemulihan ini kita belum tahu sampai kapan waktunya. Kalau warga sebenarnya mereka juga tidak ingin berlama-lama di pengungsian. Kalau mau pergi juga, mau ke mana kan. Mereka (warga) tidak punya pilihan," ucapnya.

Karena itu, sebut Risma, keberadaan dapur umum merupakan hal penting untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Risma pun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak swasta yang sudah berpartisipasi membantu penanganan kebutuhan dapur umum.

"Menurut saya, selain membangun kebersamaan, kegotongroyongan, dan kepedulian seluruh insan masyarakat di Indonesia, juga bisa membangkitkan semangat warga Cianjur," ujarnya.

Risma menyebut anggaran Kemensos relatif cukup terbatas. Apalagi saat ini di beberapa daerah terjadi bencana yang secara otomatis Kemensos pun harus turun tangan membangun dapur umum.

"Seperti banjir di Jawa Tengah, kita juga membangun dapur umum. Jadi Tagana juga sekarang berjaga di wilayah masing-masing. Artinya, kepedulian siapa pun yang mampu itu sangat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Jadi kita berharap partisipasi dari semua pihak yang mampu untuk kepeduliannya," pungkasnya. (BK/OL-16)

 

Baca Juga

MI/YOSEPH PENCAWAN

Gubernur Edy Tegaskan Pers Pertama di Indonesia Lahir di Sumatra Utara

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:38 WIB
Di Sumatra Utara pada 1836 sudah terbit surat kabar bernama Benih...
MI/HERI SUSETYO

Harlah 1 Abad NU, Baznas Sediakan 10 Ribu Boks ZChicken

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:37 WIB
ZChicken merupakan salah satu program Baznas yang ditujukan kepada mustahik binaan. Yaitu dengan mengusung pemberdayaan di bidang...
MI/DJOKO SARDJONO

Bupati Klaten Sri Mulyani Sambangi Pasar, Cek Harga Kebutuhan Pokok

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:18 WIB
Minyak goreng bersubsidi Minyak Kita langka di pasar. Sedangkan minyak goreng isi ulang dijual Rp16 ribu atau di atas HET Rp14 ribuper...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya