Minggu 01 Januari 2023, 20:00 WIB

Bersama Baznas, Jateng Era Ganjar Bangun Satu Juta Rumah Warga Miskin

mediaindonesia.com | Nusantara
Bersama Baznas, Jateng Era Ganjar Bangun Satu Juta Rumah Warga Miskin

Ist/Pemprov Jateng
Sub Koordinator Perumahan Swadaya Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Maharani Trihapsari.

 

PEMBANGUNAN rumah warga miskin yang tidak layak huni di Jawa Tengah sejak 2013 telah mencapai lebih dari satu juta unit. Dana disokong secara gotong royong dengan sejumlah pihak, termasuk Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqah (Baznas).

Sub Koordinator Perumahan Swadaya Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Maharani Trihapsari. menuturkan rehab rumah tidak layak huni RTLH telah mencapai 1.041.894 unit.

Waktu Ganjar awal menjabat, kata dia, jumlah RTLH di Jateng sebanyak 1,682 juta. Setelah digenjot dengan dana gotong royong, jumlahnya menyusut hingga 640.838 unit pada akhir Desember 2022.

Pembangunan RTLH ini menggunakan dan dari berbagai sumber. Dari APBD Pemprov Jateng, APBN pemerintah pusat, APBD pemerintah kabupaten kota, Baznas Jateng dan kab/kota, dan sumbangan CSR berbagai perusahaan.

Tiap warga menerima jumlah yang berbeda-beda. Mulai dari Rp12 juta hingga Rp50 juta, bergantung sumber anggarannya.

"Bantuannya sudah diterimakan berupa material. Jadi tinggal membangun," paparnya.

Baca juga: Banjir Di Semarang Berdampak Pada Perjalanan KA

Rani menyebut, program pembangunan RTLH  sudah sesuai sasaran. Sebab, selain pendataan, juga dilakukan verifikasi dan validasi.

"Kami pastikan yang menerima bantuan memang sesuai sasaran. Karena data yang masuk akan diverifikasi dan validasi," tegasnya.

Ketua Baznas Jawa Tengah KH Ahmad Daroji mengatakan, Baznas sudah lama bekerjasama dengan Pemprov Jateng dalam program-program pengentasan kemiskinan.

Sebanyak 60% dana zakat digunakan untuk membantu fakir miskin. Rinciannya, 20 persen bantuan konsumtif dan 40 persen bantuan produktif.

Daroji menjelaskan sinergi dengan pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan juga dilakukan Baznas kabupaten/kota. Salah satu caranya lewat pembangunan rumah tidak layak huni. 

“Melalui dana zakat, di Jawa Tengah setiap tahun ada sekitar 15 ribu warga dientaskan dari kemiskinan,” katanya. 

Dalam memberikan bantuan, Baznas tidak melihat latar belakang, kelompok, atau afiliasi politik warga.  

"Jadi diberikan Baznas Itu orang miskin. Tak ditanya kamu partainya apa? Enggak. Yang ditanya itu miskin atau tidak. Bantuan rumah itu karena dia miskin tak bisa perbaiki rumah," kata dia.

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Reno Esnir

Kepala BNN Ajak Taruna Akademi Militer Perangi Peredaran Narkoba

👤Tosiani 🕔Selasa 07 Februari 2023, 12:06 WIB
 Semua pihak harus aktif dalam mencegah peredaran...
MI/DENNY SUSANTO

Mengenal Posko Meratus, Kelompok Penjaga Hutan Adat Pegunungan Meratus

👤Denny Susanto 🕔Selasa 07 Februari 2023, 12:02 WIB
Sebagai bagian paru-paru dunia, keberadaan pegunungan Meratus sangat vital. Meratus juga menjadi sumber air utama bagi tiga provinsi...
MI/DWI APRIANI

Pupuk Indonesia Targetkan Penyerapan Urea di Kalimantan Selatan Mencapai Dua Kali Lipat di 2023

👤Denny Susanto 🕔Selasa 07 Februari 2023, 12:00 WIB
Serapan pupuk urea dan NPK di Kalsel cukup baik sepanjang 2022. Untuk urea kita targetkan peningkatan penyaluran hingga dua kali lipat pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya