Sabtu 31 Desember 2022, 10:10 WIB

Ganjar Dorong Beras Premium Andalan Jateng Jadi Merek Dagang ke Seluruh Indonesia

Haryanto | Nusantara
Ganjar Dorong Beras Premium Andalan Jateng Jadi Merek Dagang ke Seluruh Indonesia

MI/Haryanto
Beras premium produksi pertanian Jawa Tengah didorong menjadi merek dagang branded yang tersebar ke seluruh Indonesia.

 

GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) mendorong beras premium andalan Provinsi Jateng menjadi merek dagang branded yang tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. Beras itu adalah Rojolele Srinuk asal Kecamatan Delanggu, Klaten, Jateng.

Adapun, beras Rojolele Srinuk telah dimuliakan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), sehingga masa panen komoditas ini cenderung singkat dan tahan penyakit. Rojolele Srinuk sendiri memiliki keunggulan rasa dan tekstur yang pulen.

Ganjar mengatakan, para petani lokal di Klaten sudah produktif menghasilkan beras unggulan Rojolele Srinuk ini. Menurut Ganjar, dengan kualitas apik dan gizi yang menyehatkan, beras ini bagus dikonsumsi masyarakat Indonesia.

"Hari ini ketika pemuliaan dari benih-benih yang bagus itu menghasilkan produktivitas yang tinggi, menurut saya mesti disebarkan. Saya sudah ambil sampelnya, bahkan teman-teman dari Jakarta ingin mereview, maka saya mintakan, masuk saja," kata Ganjar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jateng, Kota Semarang, Jateng, kemarin.

Di seluruh Kabupaten Klaten, para petani telah menanam Rojolele Srinuk di 24 Kecamatan yang tersebar ke 123 titik. Merek beras ini telah beredar di Pulau Jawa hingga Bangka Belitung dengan kisaran harga Rp 13.500 sampai Rp 14.500 per kilogram.

Sebab itu, Ganjar akan menggandeng Dinas Pertanian, Pemerintah Daerah se-Jateng, perguraan tinggi, hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk 'mengepakan sayap' beras Rojolele Srinuk ke seluruh wilayah Indonesia. Di samping itu, Ganjar juga tidak menutup kemungkinan adanya produk lain yang dikembangkan.

"Dan yang menarik apa, HAKI-nya diperhatikan. Maka ada jaminan atas Hak Kekayaan Intelektualnya, sehingga si pembudidaya atau siapapun memegang patennya itu akan bisa mendapatkan nilai tambah dari banyak hal," kata Ganjar.

Sebagai informasi, Rojolele Srinuk telah mendapatkan SK pelepasan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dengan nomor 481/HK.540/C/10/2019. Selain itu, merk ini juga telah mendapat Hak Pelindungan Varietas Tanaman (PVT) dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPT) Kementan nomor 00551/PPVT/S/2022. (OL-13)

Baca Juga: Kementan Pastikan stok Beras Aman jelang Nataru

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Dewan Dukung Kereta Api di Madura Dihidupkan Kembali

👤Faishol Taselan 🕔Kamis 09 Februari 2023, 14:58 WIB
Keberadaan transportasi massal seperti kereta api ini dinilai efektif, efisien dan tepat waktu itu betul-betul sangat menunjang pertumbuhan...
MI/Palce Amalo

Wabup Bantul: Mangrove untuk Upaya Selamatkan Lingkungan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 13:26 WIB
Penanaman bibit pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove pesisir Baros, Desa Tirtohargo, untuk mendukung upaya penyelamatan...
Ist

Jaga 581 Anak Stunting, Kapolres Grobogan Inisiasi Gerakan Orang Tua Asuh

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 13:14 WIB
Gerakan Orang Tua Asuh dilakukan oleh Polres Grobogan, Jawa Tengah dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya