Selasa 27 Desember 2022, 21:32 WIB

Pendakian Gunung Rinjani Lombok Tutup Mulai 1 Januari 2023

Mediaindonesia.com | Nusantara
Pendakian Gunung Rinjani Lombok Tutup Mulai 1 Januari 2023

MI/Denny Susanto Ainan.
Gunung Rinjani.

 

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menutup pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2023. Alasannya, kondisi cuaca ekstrem yang membahayakan keselamatan jiwa.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Dedy Asriady di Mataram, Selasa (27/12), mengatakan informasi perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Mataram menyatakan bahwa sedang terjadi curah hujan tinggi yang berpotensi terjadi angin kencang, hujan lebat, serta banjir di Pulau Lombok. "Penutupan jalur pendakian juga dalam rangka pemulihan ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani," katanya.

Ia menyebutkan seluruh destinasi wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani meliputi jalur wisata pendakian Senaru dan Torean di Kabupaten Lombok Utara, jalur pendakian Sembalun, Timbanuh, dan Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah. 

Bagi pengunjung yang akan melakukan kegiatan pendakian pada 31 Desember 2022 diwajibkan untuk segera melakukan check out maksimal pada 3 Januari 2023 di masing-masing pintu pendakian. "Petugas di masing-masing pintu masuk jalur pendakian akan mengingatkan setiap pendaki yang akan melakukan pendakian pada akhir Desember 2022 agar turun gunung paling lambat 3 Januari 2023," ujarnya.

Dedy mengatakan untuk wisata alam bukan pendakian yang ada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani masih tetap dibuka untuk umum. Destinasi wisata alam bukan pendakian tersebut berada di Kabupaten Lombok Timur, yaitu Otak Kokoq Joben, Joben Eco Park (JEP), Telaga Biru, Treng Wilis, Ulem-ulem, Gunung Kukus, Tangkok Adeng, Bukit Malang.

Selain itu, destinasi wisata alam Savana Propok, Sebau, dan Bukit Gedong, Jalur Sepeda DeÅŸa Sembalun Lawang, dan Jalur Sepeda Bomong Bike Park, DeÅŸa Aikprapa, Kecamatan Aikmel. Tiga destinasi wisata alam lain masih ditutup, yakni Air Terjun Jeruk Manis, Air Terjun Mayung Polak, dan Air Terjun Mangku Sakti via Desa Sajang. "Semua ada di Kabupaten Lombok Timur," ucap Dedy.

Data BTNGR tercatat jumlah wisatawan yang melakukan pendakian Gunung Rinjani periode Maret-November 2022 sebanyak 51.747 orang, terdiri atas wisatawan nusantara sebanyak 42.658 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 9.089 orang. Jumlah pendaki pada 2022 mengalami peningkatan dibandingkan periode April-Desember 2021 sebanyak 39.226 orang, terdiri atas terdiri atas wisatawan nusantara sebanyak 38.785 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 441 orang. (Ant/OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Masyarakat dan Wisatawan Diminta Waspada atas Meningkatnya Aktivitas Gunung Bromo

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:13 WIB
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meminta masyarakat termasuk wisatawan untuk tetap waspada terkait adanya...
Antara/Nova Wahyudi

BPODT Siapkan Sejumlah Agenda Internasional Promosikan Danau Toba

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:01 WIB
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menyiapkan sejumlah agenda bertaraf nasional hingga internasional sebagai salah satu upaya untuk...
Ist

Kini Para Santri dan Masyarakat Desa Sukamulya Tak Lagi Beli Air Bersih

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 12:56 WIB
 BWA Inovasi Wakaf telah meresmikan proyek Wakaf Sarana Air Bersih di Kampung Pamokolan, Desa Sukamulya, Bogor, Jawa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya