Selasa 27 Desember 2022, 17:51 WIB

BPBD Cianjur Bantah Ada Penyelewengan Bantuan Korban Gempa

Benny Bastiandy | Nusantara
BPBD Cianjur Bantah Ada Penyelewengan Bantuan Korban Gempa

DOK MI
Pengungsi korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

 

BANTUAN kemanusiaan yang disalurkan Emirates Red Crescent bagi korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jadi sorotan. Pasalnya, bantuan tersebut diduga diselewengkan menyusul laporan Acsenahumanis Respons Foundation ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyebut laporan tersebut tidak berdasar. Pasalnya, sampai saat ini dari beberapa item bantuan yang diterima masih tersimpan di gudang. Sedangkan sebagian lagi sudah disalurkan warga pengungsi terdampak gempa.

"(Laporan) tidak mendasar. Tidak ada kita. Ada catatannya. Semua pengeluaran ada datanya," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, ditemui di komplek DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (27/12).

Asep menyebut bantuan yang diterima dari Emirates Red Crescent disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 26 November dan tahap kedua pada 30 November. "Masuknya itu ada dua kali mengirim ya. Itu tanggal 26 dan 30 (November)," ujarnya.

Item bantuan yang diterima Pemkab Cianjur dari Emirates Red Crescent yakni genset sebanyak 20 unit, selimut 2 ribu lembar, makanan ringan 2 ribu pieces, beras 25 ton, serta lampu solar cell. Dari berbagai bantuan itu hampir semua sudah disalurkan.

"Tinggal genset dan lampu solar cell yang masih ada. Genset sisa 18 unit, dua sudah keluar untuk masyarakat dipakai. Terus lampu masih ada. Kalau selimut, beras, dari kemarin sudah tersalurkan semua juga. Kita bagikan ke desa-desa yang memohon," ungkapnya.

Asep pun membantah laporan dugaan adanya pengemasan ulang terhadap bantuan tersebut. "Enggak ada, kita enggak ada di BPBD itu kemas ulang," tuturnya.

Asep menuturkan saat kali pertama terjadi gempa, berbagai bantuan masuk ke Posko Utama di komplek Pemkab Cianjur. Selanjutnya pemerintah daerah membuat gudang penyimpanan untuk menampung berbagai bantuan dalam bentuk barang.

"Tapi tetap semua bantuan yang masuk ke pemda itu dicatat. Nanti bantuan diarahkan ke gudang Bale Rancage atau ke gudang BPBD. Semuanya tercatat di gudang. Semua ada data-datanya," ucapnya.

Untuk menampung berbagai bantuan, sebut Asep, terdapat 6 titik gudang. Lokasinya berada di Bale Rancage, BPBD, Gedung Korpri, gudang Unilever, gudang Berdikari, gudang Perumdam.

"Yang bantuan kemarin (dari Emirates Red Crescent ada yang di gudang BPBD, ada juga di gudang Unilever. Di gudang BPBD bantuan selimut dan makanan ringan. Selebihnya di gudang Unilever. Yang gudang Unilever kita sewa. Kalau yang gudang Berdikari alhamdulillah gratis," pungkasnya. (OL-15)

Baca Juga

DOK.MI

Waspada Dampak Hujan dan Angin Kencang di Bali hingga 30 Januari

👤Ruta Suryana 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 20:05 WIB
Dampak yang berpotensi terjadi akibat cuaca ekstrem antara lain banjir, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang,...
DOK.MI

Berlayar tanpa ABK, Nakhoda KM Dimas Hilang Kontak di Perairan Lebak

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 18:43 WIB
Makmur pada Senin (23/1) pukul 09.00 WIB berangkat melaut untuk mencari ikan di perairan Binuangen tanpa anak buah kapal...
MI/Haryanto

Selamatkan Lahan Kritis, Ganjar Tanam 1.500 Pohon di Area Rawan Longsor-Banjir Bandang

👤Haryanto 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 17:35 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan penanaman pohon di lahan kritis yang berada di Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya