Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT diminta mewaspadai perubahan cuaca pada akkhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin ribut dan hujan lebat masih menjadi ancaman serius.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (20/12) berbagai daerah di Jawa Tengah saat ini sedang mempersiapkan kegiatan menghadapi liburan akhir tahun, persiapan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) yang tinggal menunggu hari, sehingga konsentrasi berbagai instansi difokuskan pada keamanan dan kelancaran kegiatan tersebut.
Selain kesiapan personil dan sarana prasarana menghadapi Nataru, kewaspadaan terhadap munculnya bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023 masih tinggi, karena cuaca ekstrem diperkirakan akan terjadi yakni hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.
"Puncak rob diprediksi akan terjadi pada 24-31 Desember, saat libur Nataru mendatang ada kemungkinan terjadi puncak di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG Semarang Retno Widyaningsih.
Kondisi ini sudah disampaikan di rapat persiapan posko, lanjut Retno Widyaningsih, karena biasanya pada Nataru ada peningkatan penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas, meskipun cuaca laut dan gelombang masih dalam kondisi rendah dan tenang.
Menghadapi kondisi ini, demikian Retno Widyaningsih, meminta warga berada di Pesisir Utara Jawa Tengah untuk waspada dan memperhatikan pasang-surut maupun prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. "Warga di wilayah menjadi langganan rob harap waspada dan lakukan mengantisipasi, karena dapat terdampak," imbuhnya.
Hal tersebut juga diungkapkan Kepala Seksi Pengembangan Daya Tarik Wisata (DTW) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Riyadi Kurniawan, bahwa diperkirakan akan ada sekitar 150.000 pendaki yang melakukan pendakian pada sejumlah gunung di Jateng saat malam pergantian tahun.
Namun hal itu perlu menjadi perhatian serius, ujar Riyadi Kurniawan, karena pada bulan Desember saat libur Nataru masih masuk musim hujan yang kerap diwarnai cuaca ekstrem.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan menghadapi liburan Nataru mendatang, akibat cuaca buruk masih terjadi ancaman, maka dilakukan pencermatan ancaman bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa wilayah.
"Kita siagakan ratusan personil dan menerjunkan sejumlah alat utama SAR seperti rescue car, rescue truk, motor trail, rescue excavator dan rescue boat Kapal Negara (KN) SAR Sadewa 231," ujar Heru Suhartanto.
Ratusan personel berikut sarana dan prasarana SAR itu, menurut Heru Suhartanto, disebar di berbagai wilayah seperti Surakarta, Jepara, Wonosobo, Unit Siaga SAR Borobudur , Rembang dan Pemalang. " Pelaksanaan siaga SAR Nataru akan dilaksanakan selama 16 hari yakni 19 Desember-3
Januari untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan warga," tambahnya. (OL-13)
Baca Juga: Penumpang Bus di Terminal Giwangan Diprediksi Naik 5%
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
persiapan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, di tengah proyeksi 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode libur mudik lebaran 2026.
BELUM hilang dalam ingatan kita semua, sejumlah wilayah di Sumatra mengalami bencana hidrometeorologi yang sangat parah
Wisatawan menikmati berbagai pesona alam, main air, jetski, banana boat dan naik ATV.
Tim turut memeriksa berbagai fasilitas pendukung pelayanan penumpang, mulai dari ruang tunggu, area peron, fasilitas klinik, hingga kebersihan dan kelayakan toilet
Menutup tahun dengan penuh rasa syukur, kehangatan, dan kebersamaan, Aryaduta Lippo Village menggelar kegiatan Townhall Staff yang dirangkai dalam program
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Dusun Bambu menegaskan komitmennya sebagai destinasi wisata berkelanjutan dengan menerapkan konsep zero polusi.
Ia mengingatkan masyarakat yang akan bepergian, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved