Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terpaksa melawati jembatan rusak yang terbuat dari kayu dan bambu untuk beraktivitas. Bahkan, kondisi jembatan tersebut cukup membahayakan karena tiang jembatan sudah cukup miring dan rawan ambruk.
Jembatan darurat itu berada di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Jembatan penghubung dua desa antara Weton Kulon dan Pasuruhan rusak parah dengan tiang jembatan yang sudah miring dan membahayakan pengguna jalan.
Warga terpaksa melewati jembatan darurat akibat jembatan utama sungai Telomoyo ambruk diterjang banjir beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut bisa lebih parah, ketika musim hujan tiba. Pasalnya, jembatan darurat yang kondisinya miring ini rawan ambruk.
"Ya kayak warga sini merasa terganggu perjalanannya. Misalnya kalau pagi jalannya licin. Kunjungan sudah ada, ditindak sih ditindak tetapi kelanjutannya belum jelas ini," ujar Suroso, warga pengguna Jembatan Sasak itu.
Baca juga: Belasan Ribu Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir
Senada, Kades Pasuruhan Puring, Masnan, mengaku perhatian dari pemerintah selama ini belum maksimal. Memang ada audiensi pada 7 Desember lalu bersama Dinas PU setempat. Warga meminta penjelasan terkait penanganan jembatan yang rusak. "Harapan kami dari PU maksimal 2024 harus sudah ada realisasi untuk pembangunan jembatan," ujarnya.
Jembatan yang rusak itu dibangun sekitar 2010. Jembatan itu mulai rusak sejak Maret lalu atau sampai sekarang sekitar 8 bulan. Jembatan ini menjadi penghubung ekonomi karena banyak pedagang lewat sini. Ini pun, lanjut Masnan, akses yang cukup ramai karena saat Lebaran menjadi jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di jalan.
Warga berharap jembatan sungai Telomoyo bisa dibangun kembali. Maklum, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses ekonomi dan pendidikan warga di dua desa dan dua kecamatan yakni Puring dan Buayan. (OL-14)
SENTRA Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Kebumen, Jawa Tengah, memastikan setiap makanan MBG yang akan disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses rapid test.
PEMKAB Kebumen, Jawa Tengah memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, hingga saat sekarang baru tiga SPPG yang memiliki SLHS.
IWAKK Walet Emas Muda merupakan wujud dari semangat kedaerahan, kedekatan suku, atau asal muasal seseorang mampu mempersatukan individu dalam satu visi.
Pada 2024, angka kemiskinan di Kebumen berada di angka 15,71%. Pada 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 13,58%.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.
Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang digelar di Paris, Prancis, pekan lalu.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved