Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras dan lahan tandus menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah dilanda banjir. Ketinggian air mencapai 75 centimeter dan sebuah jembatan penghubung antar desa jebol serta jalan nasional terendam.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (30/11), ratusan warga dan petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, PMI dan relawan sejak pagi lakukan gotong-royong melakukan pembersihan lumpur dan sampah, setelah banjir bandang hingga Tengah malam merendam beberapa wilayah di Kabupaten Blora.
Hujan terjadi sejak Selasa (29/11) siang mengakibatkan beberapa kecamatan seperti Jiken, Bogorejo dan Jepon terendam banjir bandang jelang petang dan baru dapat surut pada tengah malam.
"Baru kali ini banjir cukup besar, biasanya hanya genangan dsn cepat surut terapi sekarang lebih dari tiga jam dengan ketinggian capai 75 centimeter," ujar Fahruddin,40, warga Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Blora.
Tidak hanya pemukiman penduduk, lanjutnya, banjir juga merendam wilayah pasar dan jalan nasional di wilayah tersebut, sehingga banyak kendaraan dari arah Cepu terpaksa putar arah karena tidak mampu menerjang banjir.
Sementara Slamet, warga Bogorejo mengatakan akibat banjir melanda kawasan ini, sebuah jembatan penghubung antar desa di Desa Prantaan, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora jebol hingga tidak dapat dilintasi. "Banjir mulai menerjang sekitar pukul 16.00 WIB kemarin," imbuhnya.
Bupati Blora Arief Rohman seusai memeriksa kawasan dilanda banjir Pasar Jepon dan pintu air di Desa Pelem, Kecamatan Jepon mengaku kaget, karena baru kali ini wilayah tersebut dilanda banjir cukup besar.
"Saya kaget wilayah Jepon dilanda banjir seperti ini, sudah 25 tahun banjir sebesar ini tidak pernah melanda kawasan ini," ujar Arief Rohman.
Banjir melanda beberapa kawasan di Blora, ujar Arief Rohman, terjadi akibat kiriman air dari daerah hulu dan hujan lebat terjadi sejak siang, sehingga sungai meluap hingga merendam pemukiman, pasar dan jalan raya. (OL-13)
Baca Juga: Sungai Meluap, Banjir Bandang kembali Terjang Pati dan Grobogan
Kebakaran kembali terjadi tempat penampungan minyak mentah hasil pengeboran ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
BPBD Blora juga telah menurunkan petugas untuk terus memantau kondisi di dua kecamatan tersebut, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang.
Polisi akan mengundang tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat untuk mengklarifikasi secara terbuka bahwa RF tidak terbukti bersalah.
Lima santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Quran Al Maa'uun Blora yang hanyut dan tenggelam di Sungai Lusi seluruhnya ditemukan meninggal.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Delapan satriwati hanyut pada Kamis (11/12) pagi di Sungai Lusi, Blora, Jawa Tengah. Tiga selamat, satu ditemukan meninggal, dan empat masih hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved