Sabtu 26 November 2022, 16:31 WIB

Polda Sulut Periksa Eks Bupati Bolaang Terkait Dugaan Korupsi Rehabilitasi Jalan

Mediaindonesia.com | Nusantara
Polda Sulut Periksa Eks Bupati Bolaang Terkait Dugaan Korupsi Rehabilitasi Jalan

MI/ Voucke Lontaan
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast

 

POLDA Sulawesi Utara telah memeriksa mantan Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow sebagai saksi kasus dugaan korupsi rehabilitasi jalan insil baru oleh Dinas PUPR Bolmong.

"Guna pengembangan atas dugaan kasus korupsi yang telah menjerat 4 orang tersangka yang saat ini sudah dilakukan penahanan," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Jules Abraham Abast lewat keterangannya, Sabtu (26/11).
    
Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik Tindak Pidana Korupsi Polda Sulawesi Utara terhadap mantan Bupati Yasti Supredjo digelar pada 16 November 

Ia menjelaskan, dalam kasus dugaan korupsi rehabilitasi jalan baru Insil Induk oleh Dinas PUPR Kabupaten Bolaang Mongondow, Polda telah menetapkan dan menahan empat orang tersangka yaitu MT, CW, AK dan DS.

“Penyidik Subdit Tipidkor Direktorat Reskrimsus Polda Sulut telah melakukan proses penyidikan, dan menetapkan empat orang sebagai tersangka pada 4 Oktober 2022," katanya.

Diketahui, kasus ini mencuat setelah adanya laporan polisi di SPKT Polda Sulawesi Utara pada 31 Agustus 2022, kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Penyidikan pada tanggal yang sama.

Jules menjelaskan kronologinya, bahwa 2020, Dinas PUPR Kabupaten Bolaang Mongondow telah melaksanakan pekerjaan rehabilitasi jalan Insil Baru Insil Knduk yang bersumber dari dana DID, dengan nilai kontrak Rp6.891.783.000 oleh PT GAS sebagai penyedia.

Namun, pekerjaan yang dilaksanakan itu tidak sesuai kontrak. “Modus operandinya, pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai kontrak atau tidak sesuai volume dan kualitas. Sehingga, perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp2.967.834.324,70,” ungkapnya.

Akibatnya, kata Jules, para tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. "Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun,” ucapnya.

Sementara, Yasti yang juga merupakan mantan Ketua Komisi V DPR RI belum memberikan respons terkait pemeriksaan sebagai saksi oleh Penyidik Polda Sulawesi Utara. (OL-8)

Baca Juga

Ist

Cegah Virus ASF, NTT Larang Pengiriman Ternak Babi Antarpulau

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 14:01 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur masih melarang melakukan pengiriman ternak babi antarpulau dari NTT sebagai upaya pencegahan...
Antara

Bantul Programkan Penanaman Padi Jenis Nutri Zink

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 13:03 WIB
Padi Nutri Zinc merupakan varietas unggul yang mempunyai kandungan nutrisi lain dengan padi yang...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaga Stabilitas Harga, Bupati Bandung Bertekad Amankan Suplai Barang Kebutuhan

👤Naviandri 🕔Rabu 08 Februari 2023, 12:35 WIB
Kami akan berupaya dan terus mencari suplai supaya kebutuhan pasar di wilayah Kabupaten Bandung bisa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya