Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kima Raksasa Muncul, Sinyal Pemulihan Laut Sulawesi Utara

Wisnu Arto Subari
20/11/2025 17:39
Kima Raksasa Muncul, Sinyal Pemulihan Laut Sulawesi Utara
(MI/HO)

DI pesisir Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, tim konservasi muda Reeformers mencatat capaian ekologis penting. Lima Tridacna gigas (kima raksasa) yang selama bertahun-tahun dinyatakan rentan hingga terancam punah kini muncul dan tumbuh secara alami di area transplantasi karang yang mereka kelola. 

Temuan ini menjadi penanda kuat bahwa ekosistem yang rusak perlahan mulai pulih. Kima raksasa dikenal sebagai bioindicator kesehatan laut. Spesies ini hanya mampu hidup di perairan yang jernih, stabil, dan memiliki terumbu yang sehat. 

Kemunculan lima individu baru di lokasi restorasi bukan sekadar keberhasilan teknis, tetapi indikasi ekologis bahwa habitat yang dibangun anak-anak muda ini telah mencapai kondisi yang memungkinkan kehidupan baru bertumbuh. "Melihat lima kima raksasa ini di area kami menjadi bukti bahwa kerja kecil, bila dilakukan konsisten, dapat menghasilkan dampak besar," ujar pendiri Reeformers, Ryan Winston Angouw, dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11).

Tahun ini, Ryan, 14, mewakili generasi muda Sulawesi Utara pada 12th Asia-Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) di Bangkok. Sejak berdiri pada Desember 2021, Reeformers menanam lebih dari 3.000 anakan karang, memfasilitasi hadirnya 220 spesies baru, dan mencatat 900 coral recruitment alami. 

Program ini melibatkan siswa, aktivis muda, sekolah, komunitas pariwisata, hingga penyelam ilmiah. Melalui study trip, ratusan pelajar dibawa langsung ke Bunaken untuk belajar sains laut dan menanam karang. 

Beberapa komunitas penggemar aktor/aktris internasional bahkan ikut mengadopsi karang sebagai gerakan kolektif konservasi. "Kehadiran lima kima raksasa ini membuat kami semakin yakin bahwa edukasi, sains, dan partisipasi anak muda dapat mempercepat pemulihan laut," kata Ryan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik