Minggu 20 November 2022, 10:15 WIB

Perkembangan Teknologi jadi Ancaman Serius dan Harus Diwaspadai

Apul Iskandar | Nusantara
Perkembangan Teknologi jadi Ancaman Serius dan Harus Diwaspadai

MI/Apul Islandar

 

WALI Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani berharap dengan peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap 1 Desember dapat membantu para remaja memahami dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi dan bahaya seks bebas dalam upaya mencegah penularan HIV/AIDS.

"Kami dari Pemerintah Kota Pematang Siantar berharap kehadiran kita semua di tempat ini sebagai bentuk kepedulian serta komitmen yang kuat, saling berbagi informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dan bahaya seks bebas," kata Susanti saat pembukaan Hari AIDS Sedunia di SMA Negeri 4 Pematang Siantar, Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara, Sabtu (19/11/2022).

Bertajuk 'Kesehatan Reproduksi Remaja dan Bahaya Seks Bebas', Susanti berharap para pelajar SMAN 4 Pematang Siantar mendapatkan informasi lengkap dan pengetahuan untuk merawat dan memproteksi diri serta menghindari perilaku negatif.

Tdak bisa dipungkiri, kata dia, selama ini jika membahas hal tentang reproduksi dan seks pada remaja, masih terhambat paradigma tabu yang melekat. Akhirnya, banyak orangtua yang enggan membicarakan masalah tersebut. Padahal itu merupakan hal yang sangat penting.

Dengan kata lain, edukasi terkait reproduksi dan seks kepada remaja masih sangat lemah. Sehingga permasalahan remaja, khususnya di Indonesia menjadi sangat mengkhawatirkan dan belum tertangani dengan baik.

"Hancurnya remaja akan membawa dampak kepada hancurnya generasi masa depan. Untuk itu, mari kita bersama-sama menangani secara serius pendidikan terhadap remaja, termasuk tentang reproduksi dan seks," tandasnya.

Apalagi banyaknya pengaruh negatif seiring perkembangan teknologi menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai dan ditangani. Jika tidak bijak dalam memanfaatkan teknologi, maka akan berakibat sangat fatal

Dia menambahkan persoalan remaja tidak boleh dipandang dengan ala kadarnya. Menangani remaja harus sudah menjadi prioritas, agar ke depan jangan sampai kehilangan generasi yang bisa diandalkan.

"Kami juga mengajak para remaja, siswa-siswi, dan seluruh keluarga besar SMA Negeri 4 Pematang Siantar untuk bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi dalam mendukung program-program pembangunan, terutama di bidang pendidikan, dalam upaya mempercepat terwujudnya Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas," ajak Susanti.

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Cabang Medan dr Riyads Ikhsan mengungkapkan setiap tahun Perdoski Cabang Medan melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan seks bebas bagi perkembangan penyebaran HIV/AIDS, terutama di kalangan remaja.

Tahun-tahun sebelumnya, pihaknya memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah di sekitar Kota Medan. Namun tahun ini, penyuluhan dilakukan di luar daerah Kota Medan. "Minggu lalu kita buat di Kota Binjai dan hari ini di Kota Siantar," katanya.

Riyads Ikhsan mengatakan seiring perkembangan Danau Toba sebagai prioritas pengembangan pariwisata oleh Pemerintah, tentunya akan  meningkatkan kunjungan wisatawan. Kota Pematang Siantar yang berada dekat dengan kawasan Danau Toba, tentunya akan terimbas dari kegiatan pariwisata tersebut.

"Kita ketahui bersama, peningkatan kegiatan pariwisata terkadang membawa efek negatif. Kalau kita tidak aware dari sekarang, maka akan kebablasan. Sehingga tidak ada salahnya anak-anak kita, kita bekali dari sekarang pengetahuan tentang bahayanya penularan HIV/AIDS," jelasnya.

Sehingga, lanjutnya, mereka nantinya lebih sadar risiko bahaya terjangkit penyakit HIV/AIDS, dan mereka jadi tahu penularan HIV/AIDS dari mana. "Dengan demikian mereka jadi lebih aware untuk menjaga dirinya masing-masing," kata Riyads.

 
Sementara itu, Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernando menjelaskan tentang bahaya narkotika, jenis-jenis narkotika, dan bahaya narkotika bagi tubuh.

"Kepada siswa-siswi yg ada di sini, agar menghindari penyalahgunaan narkotika, di mana saat ini narkotika sudah banyak beredar di mana pun," ajak Fernando.

AKBP Fernando mengungkapkan sebelum berangkat menghadiri peringatan Hari AIDS Sedunia di SMAN 4, ia mengecek tahanan di Polres Pematang Siantar. Katanya, sebagian besar tahanan di Polres Pematang Siantar merupakan kasus narkotika. "Jadi Kota Pematang Siantar bisa kita bilang kota darurat narkoba," tegasnya.

Kepada siswa-siswi SMAN 4,  dia meminta jika ada yang mengetahui ada pemakai narkotika dan penjual narkotika, agar memberitahu polisi. "Dan apabila ada keluarga kita sendiri yang sudah kecanduan memakai narkoba, agar disampaikan ke Polres Pematang Siantar untuk kita sarankan direhab," ujarnya. (AP/OL-10)
 

Baca Juga

dok.ist

Di Rakernis, Korlantas Polri Sosialisasikan Alat Tes Alkohol Dan Narkoba

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 06:02 WIB
KORPS Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar rapat kerja teknis (Rakernis) sekaigus menyosialisasikan alat tes alkohol dan alat tes...
Dok. JAwa Eye Indonesia

Jawa Eye Indonesia Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 01 Desember 2022, 02:01 WIB
PR Manager Jawa Eye Indonesia Setiadi menyatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Jawa Eye Indonesia atas musibah Gempa...
MI/HO

Paramitha DPR Kawal Pemasangan Listrik Baru di Brebes

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 22:49 WIB
Pemerintah merencanakan bantuan pasang baru listrik 2022 kepada 1.086 rumah warga miskin di Brebes, Jawa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya