Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Jamin Kualitas MBG, Dewan Pendidikan Pematangsiantar: SPPG Harus Koordinasi Dengan Pihak Sekolah

Apul Iskandar Sianturi
29/1/2026 10:28
Jamin Kualitas MBG, Dewan Pendidikan Pematangsiantar: SPPG Harus Koordinasi Dengan Pihak Sekolah
(MI/Apul Iskandar)

PROGRAM makanan bergizi gratis (MBG) merupakan program nasional. Dalam program ini semua anak sekolah menjadi sasaran utama, baik yang ada di sekolah negeri maupun di sekolah swasta. 

Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar Robert Tua Siregar mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak. Namun dalam faktanya khusus sekolah swasta ada yang memilih untuk tidak menerima MBG. 

"Alasan utamanya beragam, mulai dari kondisi orang tua yang dinilai mampu memberikan gizi dari rumah, sampai kualitas asupan MBG dirasa oleh pihak sekolah dan orang tua di bawah yang di harapkan. Untuk itu MBG dengan tegas menyatakan bahwa SPPG dilarang memaksakan sekolah atau siswa utk menerima program MBG," tegas Robert, Rabu (28/1). 

Dilema ini, kata Robert, tentu karena pelaksanaan MBG ini oleh SPPG jika dilihat dari faktanya yang melakukan proses tidak sesuai dengan durasi standar gizi, karena ada yang melaksanakan proses mulai pukul 12 malam untuk mengejar sajian MBG agar bisa mendistribusikan, karena satu SPPG memiliki quota 1.500-3.000 sasaran siswa.

"Untuk itu tentu jika dilihat secara kualitas asupan gizi, mengakibatkan dilema. Untuk itu agar pelaksanaan ini bisa optimal, baiknya dana yang ada untuk MBG BGN dengan perangkat yang ada, bisa langsung kordinasi dengan pihak sekolah utk menjamin kualitas asupan gizi, dan sekolah swasta juga bisa menyesuaikan dengan standar gizi yang ada di tataran rumah siswa. Tentu hal ini semua untuk menjaga kualitas asupan dan keberlanjutan dan reduksi penolakan di sekolah," kata Robert. (H-1) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya