Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (15/11) siang,
menyebabkan banjir di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Bayat, Cawas,
dan Wedi.
Banjir merendam permukiman penduduk, perkantoran, dan sekolah. Tidak ada korban dalam kejadian banjir di tiga kecamatan tersebut.
Genangan banjir di wilayah Kecamatan Cawas, terjadi di Desa Bawak,
Cawas, Barepan, dan Plosowangi. Ketinggian air di daerah ini rata-rata
15-30 sentimeter
Sementara banjir di Kecamatan Bayat terjadi di Desa Krakitan, Talang,
Jotangan, Beluk, dan Kebon. Lantas, banjir di Kecamatan Wedi di Desa
Brangkal.
Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto, saat dikonfirmasi
mengatakan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten adalah akibat
luapan sungai.
Seperti banjir di sejumlah titik di Kecamatan Cawas, terjadi akibat
luapan Sungai Dengkeng. Sungai ordo satu ini merupakan anak Sungai
Bengawan Solo.
"Dari pantauan kami, banjir di sekitar Rawa Jombor, seperti di Desa
Krakitan, akibat aliran sungai meluber setelah diguyur hujan lebat,"
jelasnya, Rabu (16/11).
Kawasan permukiman penduduk di Desa Krakitan terendam banjir cukup
dalam. Untuk sementara puluhan warga sempat diungsikan ke balai desa.
Menurut Nur Tjahjono, banjir di musim hujan itu terjadi karena aliran
sungai banyak sampah, sedimentasi yang luar biasa, dan penyempitan
aliran sungai.
Selain menyebabkan banjir, hujan dengan intensitas tinggi, kemarin, juga mengakibatkan talud ambrol di Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno.
"Talud di Desa Ngandong ambrol sepanjang empat meter dan menimpa salah
satu rumah warga. Tapi, dalam kejadian ini tidak ada korban," tandasnya. (N-2)
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved