Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi adanya 10 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur, sehingga pihak terkait diharapkan segera menindaklanjuti dengan melakukan penanganan.
"Sebanyak 10 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga pukul 17.00 Wita," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Kota Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Minggu (13/11).
Sebaran 10 titik panas tersebut pun telah disampaikan ke instansi terkait, terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten agar mendapat penanganan lebih lanjut.
Empat hari lalu pihaknya juga mendeteksi sebanyak sembilan titik panas yang tersebar pada tiga kabupaten dan langsung diinformasikan ke pihak terkait, sehingga titik panas tersebut padam setelah dilakukan penanganan.
Sedangkan 10 titik panas yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda, meskipun ada yang masih dalam kecamatan maupun kabupaten yang sama.
Baca juga: Banjir Rendam Wilayah Kecamatan Tomilito Gorontalo Utara
Sebanyak 10 titik panas yang terdeteksi hari ini berada di empat kabupaten, yakni Kabupaten Kutai Barat ada 4 titik, Kutai Timur terdeteksi 3 titik, Kutai Kartanegara ada 2 titik, dan Kabupaten Berau terpantau 1 titik panas.
Menurutnya, sebenarnya saat ini sudah masuk musim hujan, tapi memang masih ada beberapa kondisi di Kaltim yang mengalami panas beberapa hari berturut-turut, sehingga diharapkan semua pihak tetap waspada terhadap percikan api yang bisa memicu kebakaran.
"Meski sudah masuk musim hujan, tapi tidak terus menerus terjadi hujan, ada potensi beberapa hari tidak hujan, tapi panas, maka kami
mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan untuk meminimalisir atau menghindari titik panas," katanya.
Sedangkan rincian sebaran titik panas per kabupaten yang terpantau hari, di Kutai Barat yang terdeteksi 4 titik, semuanya berada di Kecamatan Jempang dengan tingkat kepercayaan menengah.
Di Kutai Timur yang terdeteksi 3 titik, tersebar pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bengalon, Kaubun, dan Telen yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdeteksi 2 titik panas, berada di Kecamatan Loa Kulu dan Muara Wis yang semuanya juga memiliki tingkat kepercayaan menengah.
"Untuk Kabupaten Berau yang ada 1 titik panas, berada di Kecamatan Sambaliung yang juga memiliki tingkat kepercayaan menengah," kata
Diyan. (Ant/OL-16)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved